JAMBERITA.COM- Dihadapan puluhan mahasiswa Rektor Universitas Jambi (Unja) Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D. Berjanji akan usut tuntas kasus kekerasan yang menimpa mahasiswa penyandang Disabilitas.
Menangapi isu yang beredar bahwa pihak kampus melakukan intervensi, rektor dengan tegas menjawab bahwa itu tidak benar.
"Saya adalah bapak dari anak-anak disabilitas maka tidak mungkin saya biarkan ini terjadi,"katanya didepan massa.
Sutrisno mengajak mahasiswa untuk bersama membuat kesepakatan untuk usut sampai tuntas kasus ini. "Demi sebuah keadilan tidak boleh hal seperti terjadi,"lanjutnya.
Sutrisno menjelaskan, selama Ia menjabat kekerasan dalam bentuk apapun tidak boleh terjadi baik didalam lingkup kampus maupun diluar. "Tiga tahun sudah saya memimpin unja, saya minta agar kampus ini tidak boleh ada tindakan intimidasi," lanjutnya.
Sebelumnya juga diketahui ada kasus seorang mahasiswi dari Fakultas Kesehatan diduga mendapatkan pelecehan dari seorang oknum perawat RSUD Raden Mattaher Jambi dan sekarang ada lagi kasus seorang mahasiswa disabilitas mendapatkan perlakuan diskriminasi dari Dosen kampus itu sendiri. (tna)
UBR Jambi Gelar Sumpah Profesi 101 Tenaga Kesehatan Bersama Tiga Organisasi Profesi
Luluskan 688 Mahasiswa, UBR Jambi Siap Fasilitasi Alumni Bekerja di Luar Negeri Lewat Migran Centre
FISIPOL UNJA Gandeng Ratu Munawaroh, Bedah Rahasia Kekuasaan Perempuan dalam Politik
Datangi Rumdis, Mahasiswa Desak Rektor Pecat Pelaku Kekerasan
Gencar Sosialisasi ke Kades Soal Keterbukaan Informasi, Zamharir: Transparansi Cegah Penyimpangan
Kabut Asap Tebal : Pesawat Garuda Rute Jakarta - Jambi Gagal Mendarat, Terpaksa Kembali ke Seotta


