Solidaritas Mahasiswa Jambi Dukung Aksi Mogok Makan Warga Sumbawa Barat di Komnas HAM



Senin, 19 Desember 2022 - 21:48:25 WIB



JAMBERITA.COM - Mahasiswa di Jambi memberikan dukungan terhadap aksi mogok makan mahasiswa dan warga Sumbawa Barat di Komnas HAM.

Ini menyikapi persoalan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang mengelola salah satu tambang terbesar kedua di Indonesia yakni di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Dimana PT. Amman yang lahir dari rahim semangat nasionalisasi aset bangsa ini yang sebelumnya PT Newmont malah berbanding terbalik dengan harapan seluruh rakyat Indonesia khususnya warga lokal Nusa Tenggara Barat.

Sejak 2018 saat Newmont dinasionalisasi menjadi PT. Amman Mineral Nusa Tenggara sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Pertambangan di Wilayah Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Sumbawa.

Humas Solidaritas Mahasiswa Jambi, Yazidun mengatakan PT Amman diduga telah melakukan pelanggaran HAM berdasarkan sikap tegas Amnesty International Indonesia.

Dimana dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) berbuntut panjang dimana Amnesty International Indonesia meminta perusahaan tersebut ditutup sementara hingga hasil penyelidikan pelanggaran HAM rampung dilakukan.

"Karena penutupan sementara dapat menjadi langkah yang harus dipertimbangkan sebab muara dari penyelidikan pelanggaran HAM itu dapat berujung pada perlunya pertanggungjawaban pidana pribadi-pribadi serta pengelola perusahaan yang dianggap bertanggung jawab," kata Yazidun dalam keterangan tertulis yang dikirim ke media ini 19 Desember 2022.

 “Hukum pidana kita mengenal dua tindak pidana baik oleh individu dan kelompok maupun pidana oleh koorporasi,” katanya.

Ia mengatakan, diduga perusahaan membuang limbah merkuri perhari sebesar 14 ton merkuri ke laut NTB dan persoalan Dana CSR sebesar Rp120 miliar pertahun yang tidak jelas muaranya kemana.

Kemudian persoalan pembatasan buruh untuk berserikat hingga sudah banyak korban pekerja yang harus kehilangan nyawanya, menjadi alasan untuk seluruh rakyat berjuang melawan oligarki yang memperkaya dirinya sendiri dan atau kelompoknya sendiri.

Ia menambahkan, salah satu yang disoroti adalah terkait kebijakan ketenagakerjaan. Mulai dari kecelakaan kerja, PHK sepihak, union busting, black list, alert list, jam kerja hingga pembatasan media sosial. Selain itu juga soal tidak adanya transparansi soal dana Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan program pasca tambang.

Perlawanan warga lokal Sumbawa Barat terus digelorakan dari aksi-aksi masa hingga hari ini mahasiswa dan masyarakat Sumbawa Barat yang berjumlah 17 orang melakukan aksi mogok makan di kantor KOMNAS HAM.

"Informasi terakhir yang masuk ada beberapa warga yang mogok makan sudah tidak berdaya lagi dan di sisi lain KOMNAS HAM dan Negara seakan acuh tak menghiraukan perjuangan mereka," katanya.

Berdasarkan persoalan diatas kami dari Solidaritas Mahasiswa Jambi Mendukung Aksi MogokMakan Mahasiswa dan Masyarakat Nusa Tenggara Barat Kabupaten Sumbawa di Komnas Ham karena satu-satunya kekuatan rakyat adalah Solidaritas.

"Dengan solidaritas rakyat Indonesia bisa merdeka dan dengan solidaritas rakyat Indonesia juga maka masyarakat Sumbawa akan menang melawan Amman Mineral dan merebut kembali hak-hak hidupnya," katanya.

Berikut Pernyataan Sikap Solidaritas Mahasiswa Jambi; 1. Mendukung Aksi Mogok Makan Mahasiswa dan Masyarakat Nusa Tenggara Barat Kab. Sumbawa di KOMNAS HAM. 2. Meminta Negara dan KOMNAS HAM untuk hadir dalam Penyelesaikan persoalan dugaan Pelanggaran HAM yang dilakukan PT. AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA terhadap Masyarakat Sumbawa Barat. 3. Tutup PT. AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA Karena telah membuat Masyarakat Sumbawa Barat menderita.(*)



Artikel Rekomendasi