Ada Nilai Plus Bagi Petani, PPM Fakultas Pertanian UNJA di Kerinci Dinilai Berhasil



Jumat, 18 November 2022 - 23:24:31 WIB



Suasana Pertemuan Tim PPM Fakultas Pertanian UNJA di Desa Jujun.
Suasana Pertemuan Tim PPM Fakultas Pertanian UNJA di Desa Jujun.

JAMBERITA.COM - Program Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA) dengan konsep Zero Waste Lifestyle dinilai berhasil di Desa Jujun Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci.

Tim PPM Desa Jujun di Ketuai Fendria Sativa, S.P, M.Si beranggotakan 3 Dosen terbaik Fakultas Pertanian, yakni Prof. Dr. Ir. Suandi, M.Si. IPU, Dr. Endy Effran, S.P, M.Si. dan Diah Listyarini, S.P., M.Si. Dengan judul proposal “Pengembangan Bumdes Muda Berkarya Melalui Pengelolaan Limbah Sekam Padi Berbasis Zero Waste Lifestyle di Desa Jujun Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci”.

Dengan bekerjasama dengan Pemdes dan melibatkan masyarakat setempat, Tim PPM Fakultas Pertanian UNJA mampu mengolah limbah dari Pelepah Sekam Padi dan daun Kirinyuh menjadi produk olahan yang memiliki nilai jual untuk bersaing di pasaran.

Untuk diketahui, program tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai dari Agustus s.d November 2022 yang diawali sosialisasi pengenalan dan pelaksanaan program yang akan disajikan kepada masyarakat.

Ketua Tim PPM Fakultas Pertanian UNJA Fendria Sativa mengatakan, hasil dari konsep perancangan dan pengelolaan produk serta sistem secara sistematik. Konsep zero waste lifestyle dilakukan untuk menghindari dan mengurangi jumlah sampah dan SDA yang digunakan.

"Program ini dengan tujuan pengelolaan dari limbah sekam padi menjadi briket, dan pupuk organik yang dibuat dari hijauan daun kirinyuh mampu mengembangkan dan menambah nilai ekonomis. Produk dari olahan limbah ini jadi salah satu terobosan yang bisa menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat guna meningkatkan perekonomian," ujarnya.

Produk ini diharap dapat membantu masyarakat Desa Jujun dalam memenuhi kebutuhan dan menjadi energi terbarukan sebagai bahan bakar rumah tangga dan mampu membantu petani dalam memanfaatkan daun kirinyuh. 

Menurut Fendria, untuk ketersediaan daun kirinyuh juga cukup banyak di daerah tersebut sehingga bisa menjadi sebuah produk dalam membantu memenuhi kebutuhan bercocok tanam, berupa pupuk organik yang bisa diaplikasikan langsung oleh petani. "Lalu produk olahan ini dapat dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat luar yang memiliki nilai jual," jelasnya.

Fendria juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan Pemerintahan Desa yang telah bersedia menerima dan menyambut program yang diberikan. Ia berharap agar kegiatan ini dapat berkelanjutan dan dikembangkan oleh masyarakat guna pemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai ekonomis.

Kades Jujun Bodi Sapriadi menyampaikan bahwa masyarakat sangat menyambut baik atas kedatangan Tim PPM UNJA dalam melakukan penelitian dan pengambilan masyarakat. “Dengan adanya kegiatan ini harapan saya hubungan antara Universitas Jambi dan Desa Jujun bisa lebih baik lagi sehingga mampu membantu Pemerintahan Desa dalam memberdayakan Sumber daya yang ada di Desa Jujun," harapnya.(afm)





Artikel Rekomendasi