JAMBERITA.COM - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muaro Jambi menetapkan Pimpinan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) inisial AA Mafatikhul Huda sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan beberapa waktu lalu.
Kejadian pencabulan tersebut terjadi di pondok Pesantren Mafatikhul Huda yang berada di RT 16 Desa Sumber Agung Kecamatan Sungai Gelam dilakukan sejak 2019 saat korban masih menjadi santriwati Pondok pesantren.
Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja SIK MH melalui Kasatreskrim AKP Shirlen mengatakan, Penangkapan AA (47) Berdasarkan laporan dari orang tua korban LA (19) ke Polsek sungai Gelam ,korban merupakan staf pondok pesantren.
"Setelah dilakukan penyelidikan dan barang bukti serta keterangan para saksi,pelaku AA sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata AKP Shirlen saat konferensi pers tampak didampingi Kasi Humas AKP Amradi, Senin (3/10/2022).
Pelaku merupakan pimpinan pondok pesantren, menurut keterangan pelaku dan korban ,aksi pelaku melakukan pencabulan secara berulang sejak tahun 2019 sampai September tahun 2022 didalam kamar korban.
Modus pelaku memasuki kamar korban dengan memeluk korban,mencium bibir dan memasukan jarinya ke kemaluan korban dengan mengancam korban jangan bilang siapa-siapa. Adapun Barang Bukti yang diamankan 1 (Satu) stel baju gamis warna pink muda dan ungu serta 1 (satu) buah buku agenda kecil.
Pelaku dijerat pasal Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014, maka pelaku terancam sanksi pidana dalam pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun dan/atau denda maksimal Rp5 miliar.(afm)
Semangat HUT ke-81 RI, Bupati Fadhil Arief Komitmen Selaraskan Pembangunan dengan Arahan Pusat
Akademisi UNJA Soroti Layanan PDAM Muaro Jambi, Terlebih di Unit Mendalo : Bupati, Evaluasi Total
Dosen UNJA Latih KWT Legok Sulap Jamur Tiram Jadi Bakso Bernilai Ekonomi
Meresahkan, 137 Anggota Geng Motor Ditangkap Akan Dibina di Mako Brimob Polda Jambi
Pemeriksaan Kasus Suap Ketok Palu, Pejabat PUPR Ini Datangi Polda Jambi
Gubernur Al Haris Gelar 'Gebyar Majardika' 10.000 Bendera Merah Putih Berkibar di Gentala Arasy


