JAMBERITA.COM - Mengawali perkualiahan tahun akademik 2022/2023, Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi melaksanakan kunjungan dan silaturrahmi ke Fakultas Saintek UIN STS Jambi khususnya pada prodi Sistem Informasi. Selasa, (13/9/2022).
Untuk diketahui, tahun ini UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menerima mahasiswa baru dari disabilitas tuna rungu atas nama Rachel Ramadhini dan Mila Erdita. Dari hasil tes dan wawancara, keduanya dinyanyikan lulus pada prodi Sistem Informasi Fakultas Saintek UIN STS Jambi,
Serta Tia Anggriany untuk jurusan Ilmu Perpustakan Fakultas Adab dan Humaniora UIN STS Jambi.
Berdasarkan data Pusat Kajian Disabilitas ada 4 orang yg mengikuti tes dan wawancara, dari 4 orang tersebut hanya 3 orang yg mendaftar ulang menjadi mahasiswa baru disabilitas.
Dalam silaturahmi ini, orangtua mahasiswa difabel ini juga dihadirkan. Kegiatan ini disambut hangat dan penuh kearabatan oleh Ketua Prodi Sistem Informasi Dr. Tri Susanti, M.Si dan sekretaris prodi Mutamassikin, M. Kom beserta dosen.
Ketua Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi Dr. HM. Syahran Jailani, M.Pd didampingi sekretaris Fiqi Nurmanda Sari, M.Pd dan staff Maemunah Permata Hati Hasibuan, M.Si menjelasakan bahwa, kunjungan dan silaturrahmi bertujuan untuk mengenalkan secara dekat mahasiswa difabel kepada prodi yg dipilihnya.
"Kemudian untuk memastikan keberadaan mahasiswa difabel mendapat layanan sebagaimana layaknya mahasiswa normal lainnya. Kita berharap, lkehadiran mahasiswa difabel (tuna rungu) Rachel Ramadhini dan Mila Erdita di prodi Sistem Informasi Fakultas Saintek menjawab keinginan anak-anak dan orang tua mereka agar anak-anak kami dapat meraih masa depan yang lebih baik sama seperti anak normal lainnya," ujarnya.
Menurut salah seorang orang tua dari mahasiswa difabel Rachel Ramadhini, dirinya sangat senang. Karena anaknya diterima di UIN STS Jambi.
"Kami senang karena, sudah diberikan kesempatan kepada anak kami kuliah di perguruan tinggi di luar provinsi Jambi, cuma kami khawatir siapa yg memantau anak-anak kami. Syukurlah, UIN STS Jambi 2 tahun terakhir ini membuka dan menerima anak-anak kami disabilitas untuk bisa melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi. Semoga anak kami dapat menyelesaikan pendidikan S1-nya tepat waktu," ucapnya.
Dr. Tri Susanti, M.Si merasa terharu dengan kehadiran mahasiswa difabel ini, satu sisi ada nilai-nilai humanis yang patut kita bangun sebagai solidaritas kemanusiaan, sisi lain ada tantangan tersendiri bagi dosen prodi sistem informasi untuk menyesuaikan dan memadukan proses perkuliahan yang ada dengan kondisi mahasiswa difabel.
Diakhir kegiatan, mahasiswa diperkenalkan dengan para dosen dan fasilitas yang tersedia dan alhamdulillah, mahasiswa difabel semangat untuk meraih prestasi.
Mahasiswa Psikologi FKIK UNJA Raih Juara 2 Esai dan Juara 3 Debat di International Scientific Event
Atase Pendidikan dan Kebudayaan India Kunjungi UNJA, Buka Kerjasama Internasional Dengan Universitas
Rektor UNJA Serah Terima Mahasiswa Outbond PMM di Universitas Jember
Wujud Syukur Pengabdian, Alumni SIP Ke-50 Gelar Baksos di Jambi
Gandeng Konsumen Setia, Sinsen Gelar Honda ADV Urban Exploride
Pemprov Jambi : Hoaks TKI Asal Bungo Dipersekusi di Malaysia


