Relawan dan Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi Hadir Sebagai Pendamping Acara PBAK Tahun 2022



Senin, 29 Agustus 2022 - 16:27:23 WIB



JAMBERITA.COM- Para relawan dan PKD UIN STS Jambi turut hadir sebagai pendamping acara PBAK (Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan) UIN Sutha 2022! MERDEKA (Meraih Mimpi Muda Berkarya). Stand pameran berada di depan halaman auditorium Chatib Quzwain UIN STS Jambi. Adapun acara PBAK tahun 2022 ini digelar selama 3 (tiga) hari dari tanggal 29-31 Agustus 2022. Selama acara PBAK berlangsung, para relawan UIN STS Jambi yang mengkoordinir jalannya stand pameran selama 3 (tiga) hari kedepan dan dilaksanakan secara bergilir.

Sebelum PBAK berlangsung, PKD UIN STS Jambi sudah melaksanakan rangkaian test penerimaan mahasiswa difabel di kampus UIN STS Jambi. Sebanyak 4 (empat) calon mahasiswa telah mendaftar di kampus UIN STS yakni diantaranya adalah 1 (satu) tuna netra dan 3 (tiga) tuna rungu. Rangkaian test tersebut diantaranya adalah wawancara dan potensi akademik juga bakat. Hingga PBAK berlangsung, yang mendaftar ulang sampai hari terakhir dibukanya PBAK mahasiswa baru UIN Sutha 2022 adalah hanya 2 (dua) orang, yakni Mila Erdita (tuna rungu) dan Rachel (tuna rungu) yang mana mereka berdua sama-sama mengambil jurusan Sistem Informatika pada Fakultas Sains dan Teknologi.

Stand hari pertama dikunjungi Wakil Rektor 3 (tiga) UIN STS Jambi, Dr. Bahrul Ulum dan juga Wakil Dekan 3 (tiga) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Yusria, M.Pd dan disusul oleh Ketua PKD UIN STS Jambi, Dr. H. M. Syahran Jailani, M.Pd. acara PBAK ini digelar dari jam 08:00 pagi hari sampai dengan 16:00 WIB Sore hari. Ketua PKD UIN STS, Dr. H. M Syahran menjelaskan bahwa tahun ini 2022 merupakan tahun perdana UIN STS resmi membuka jalur khusus difabel.

“Meskipun sebelumnya juga kami mempunyai mahasiswa difabel, namun tahun 2022 kami resmi membuka jalur difabel dan ini merupakan tujuan kami untuk mewujudkan kesamarataan hak menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang mana ini merupakan tujuan adanya pendidikan inklusi”, ujarnya. Dirinya juga berharap hadirnya mahasiswa difabel ini bisa menyumbangkan bakat dan kreatif mereka meskipun mempunyai keterbatasan agar bisa membuat kampus UIN STS Jambi unggul pada karya-karya potensi yang dimiliki oleh setiap mahasiswa tidak terkecuali mahasiswa difabel di kota Jambi.(*)



Artikel Rekomendasi