JAMBERITA.COM- Sikap tegas membela kepentingan tenaga honor kesehatan dan pendidikan diperlihatkan Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM Anggota Komisi IX DPR RI yang meminta penerimaan PPPK tenaga kesehatan dan guru harus setara dan berkeadilan.
Setara dan berkeadilan maksudnya ke dua formasi ini memiliki kesamaan prosedur atau mekanisme secara transparan di semua tingakatan.
"Saya minta rekrutmen PPPK sama, baik prosedur, mekanisme dan persyaratan lainnya, jangan dibeda - bedakan, karena apa beda guru, perawat, bidan, ahli gizi, apoteker, nakes?, bukankah sama-sama tenaga fungsional, mengabdi, honorer, punya masa kerja," ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI (27/8) kemarin.
Selanjutnya tokoh yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini menjelaskan, rekrutmen PPPK mendesak dilakukan karena ada kekosongan guru dan tenaga kesehatan di sejumlah daerah.
Menurut SAH, sejauh ini masyarakat menangkap sinyalemen ada perbedaan perlakuan? Apa istimewanya guru? Apakah sektor kesehatan tidak istimewa?
Hal ini penting karena masalah transformasi SDM Kesehatan menjadi tidak bermakna ketika urusan ini tidak terselesaikan. 40 persen SDM kesehatan, khususnya di Puskesmas honorer.
Dalam kesempatan itu, SAH juga menegaskan bahwa PPPK bukan tenaga honorer. PPPK memiliki status yang sama dengan PNS sebagai aparatur sipil negara (ASN).
PNS berfokus pada pembuatan keputusan atau kebijakan melalui posisi, sedangkan PPPK difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan mendorong percepatan profesionalisme kinerja pemerintah. (*/sm)
Prabowo Prioritaskan Pertanian, SAH Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Raksasa Pangan Dunia
SAH Kawal Percepatan Tol Betung–Tempino–Jambi, Wujud Dukungan PTPN I terhadap Program Prioritas Pres
Dukung Langkah Prabowo di BGN, SAH Tegaskan Uang Rakyat Harus Membangun SDM Bangsa
Ketua DPRD Provinsi Jambi Kawal Kebijakan Kementerian ATR BPN Soal Relokasi Lahan SAD 113
Cegah Intoleransi Melalui Media Sosial, Ketua FKPT Prof Dr Asad Beri Materi di Ponpes Nurul Iman
Percepat Pembelajaran Pemulihan Pembelajaran Yayasan Insan Madani Jambi Gelar Pelatian Guru
Akselerasi Jambi Bebas Korupsi, Gubernur Bentuk Tim Perluasan Desa Antikorupsi!


