JAMBERITA.COM, MERANGIN - Wakil Ketua DPRD Merangin Zaidan Ismail memilih mengabaikan undangan Pemerintah Provinsi Jambi.
Ini terkait pembahasan soal kisruh Sekda Merangin.
Ia menilai surat yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Merangin yang ditandatangani Plh asisten Perekonomian dan Pembangunan tidak jelas.
Dimana surat yang ditandatangani Plh Johansyah, tertuang didalam surat menindak lanjuti arahan lisan Gubernur Jambi.
"Surat inikan cuma lisan, Cuba gubernur langsung yang mendatangi. Itukan resmi langsung, dan menurut saya surat itu tidak jelas tujuannya apa, " ungkap Waka Zaidan Ismail.
Didalam surat yang tertuang mengundang agar hadir di ruang gubernur, melaksanakan koordinasi, konsultasi dan hal-hal dianggap penting.
Sementara Sekwan Merangin Fauziah, membenarkan surat yang dikirim kepada sekretariat DPRD.
"Surat kita laporkan kepada ketiga pimpinan untuk surat dari provinsi, namun belum dibalas pimpinan, "ungkap Sekwan.
Surat telah disampaikan ke pimpinan DPRD Merangin tapi belum ada petunjuk arahan.
Namun sebelumnya, diduga surat dikirimkan Gubernur Jambi untuk menyelesaikan permasalah Sekda, OPD dan DPRD Merangin.(oli)
Rapat persiapan Revitalisasi Sastra Lisan Dinggung Rantau Pandan Bungo
Usulan Aspan Soal Jalan Padang Lamo Dapat Dukungan DPR RI, Bakrie : 2023 Diperbaiki
Ketika Aspan Gotong Royong, Ajak ASN Wujudkan Kota Tebo Bersih dan Asri
HUT Bhayangkara ke 76, Polres Merangin Berhasil Amankan 12 Pengedar Narkoba
AKBP Fitria Mega : Polres Tebo Jajaran Terus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat



