JAMBERITA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akhirnya menangapi terkait dengan salah satu pejabat eselon III diduga terlibat kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sampai dengan sudah dilakukan penahanan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman mengatakan, apabila ada pejabat di lingkungan Pemprov Jambi terlibat kasus Tipikor, lalu dilakukan penahanan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), itu akan ditindaklanjuti.
"Kalau ada pejabat kita yang terlibat korupsi, maka tahap pertama adalah kita harus meminta dulu surat dari pejabat yang ditahan, misalnya ke APH," katanya, Kamis (23/6/2022)
"Kalau di tahan, kita minta surat penahanan nya untuk ditindaklanjuti dengan pemberhentian sementara. Konsekuensinya 75 persen gaji tidak lagi 100 persen," tegasnya.
Setelah tahap pertama sudah dilakukan pemberhentian sementara sampai dengan adanya menunggu keputusan inkrach dari Pengadilan. Apabila ditetapkan tidak bersalah, maka jabatan yang bersangkutan akan kembali diaktifkan.
"Sampai nanti keputusan inkrach. kalau diputuskan tidak bersalah dikembalikan lagi. Kalau bersalah, bisa sampai pemberhentian dari Aparatur Sipil Negeri (ASN)," pungkasnya.(sap)
Tindak Lanjuti Reward & Punishment SAKIP, Gubernur Al Haris Patok Predikat BB Harga Mati
Danrem 042/Gapu : Pencegahan Kunci Karhutla di Provinsi Jambi
Gaungkan Pelestarian Mangrove, Mahasiswa UNJA Raih Juara I Nasional
Gubernur Jambi Al Haris Dukung Seminar Nasional SPS Cabang Jambi
Mengenal Afifi Atfi, Akan Promosikan Tengkuluk Jambi hingga Potensi Pariwisata ke Korea Selatan
Tindak Lanjuti Reward & Punishment SAKIP, Gubernur Al Haris Patok Predikat BB Harga Mati


