JAMBERITA.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi kembali menindaklanjuti terkait keluhan dari Perhimpunan Orang Tua Penyandang Thalasemia Indonesia (Thalasemia) dengan melakukan rapat bersama Rumah Sakit dan BPJS Kesehatan Cabang Jambi, Senin (20/6/2022).
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Jambi dr Fery Kusnadi SpoG mengatakan, pasien Thalasemia akan di bagi ke 12 Rumah Sakit di Kota Jambi dengan syarat syarat yang harus disiapkan."Termasuk kesiapan klinis dan rekomendasi dari penyakit dalam konsultan Hematologi. Sayangnya konsultan hematologi ini masih memakai dari Palembang atau dari Padang," ungkapnya, saat dikonfirmasi, Selasa (21/6/2022).
Sebelumnya, pihak BPJS Kesehatan Cabang Jambi juga telah melakukan rapat bersama Perhimpunan Orang Tua Penyandang Thalasemia Indonesia (Thalasemia) Jambi dengan agenda mapping terhadap 12 Rumah Sakit di Kota Jambi. "Iya tetap dilayani, tapi pasien nya sudah di bagi ke 12 Rumah Sakit," jelasnya.
Kepala Seksi (Kasi) Jaminan Kesehatan Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Provinsi Jambi Helfiyan Amnun, mengatakan, dalam pertemuan antara BPJS dengan RS Kota Jambi. Dinkes menggali permasalah di Rumah Sakit dan BPJS untuk mendapatkan pelayanan lebih baik lagi, salah satu yang diperlukan pihak Rumah Sakit adalah hasil pemeriksaan Hematologi untuk penegakkan terapi pasien dengan Thalasemia.
"Di Jambi belum ada dokter Hematologi, pasien perlu dirujuk dahulu ke RS Palembang, RS Cipto, Padang yang ada Dokter Hematologi. Perlu kerjasama antara orang tua, Rumah Sakit dan penerima rujukkan dalam penegakkan diagnosa tersebut sehingga mempermudah pengobatan anak dengan Thalasemia," ungkapnya.
Artinya, kalau tidak ada hasil dari dokter Hematologi BPJS akan kesulitan untuk membayar klaim ke Rumah Sakit. "Iya ada 12 Rumah Sakit khusus di Kota Jambi, tidak menutup kemungkinan di Rumah Sakit yang ada di kab/kota yang ada di Provinsi lain perlu juga pendataan pasien Thalasemia," jelasnya.
Sejauh ini Dinkes menunggu rekomendasi BPJS Kesehatan Cabang Jambi terkait pelayanan pasien Thalasemia untuk disampaikan ke RS dan POPTI dalam melakukan pelayanan terbaik sehingga tidak ada lagi keluhan dari keluarga pasien. "InsyaAllah hari Jum'at ini akan dilakukan rapat ulang untuk menyepakati rekomendasi BPJS Kesehatan," pungkasnya.(afm)
SKK Migas Sumbagsel Sebut Media Field Trip 2026 Sebagai Investasi Strategis Edukasi Publik
Gubernur Al Haris Jadi Responden SE2026, Ajak Masyarakat Jambi Berikan Data Akurat
Sulap Lahan Sempit Jadi Cuan, Bioflok Pertamina EP Jambi Sukses Dongkrak Ekonomi Warga
Ops Patuh Polda Jambi, 2.548 Kendaraan Melanggar Termasuk Angkutan Batubara Ditilang
Soal Jalan Khusus Angkutan Batubara, Haris: Tidak Ada Pengusaha Yang Action
Kenalkan Kampus, Politeknik Imigrasi Sosialisasi di SMA TT Abdurrahman Sayoeti
Danrem 042/Gapu Hadiri Pemusnahan Barang Milik Negara Hasil Penindakan Kepabeanan dan Cukai

