JAMBERITA.COM - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, pada Mei 2022 Provinsi Jambi mengalami inflasi bulanan sebesar 0,80 persen atau 5,17 persen berdasarkan hitungan tahunan.
Untuk menjaga kestabilan harga dan mengendalikan laju inflasi. Gubernur Jambi Al Haris membentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Haris mengatakan tren harga Tanaman Buah Segar (TBS) di Provinsi Jambi belum stabil. "Ada keluhan dari petani harga TBS belum stabil. Belum naik seperti dulu, sementara di Jambi banyak petani kelapa sawit," ujar Haris. Selasa, (14/5/2022).
Selain sektor perkebunan, Haris juga mengkhawatirkan sektor pertambangan. Dimana saat ini, pemerintah provinsi Jambi dan kepolisian juga sedang melakukan penertiban terhadap perusahaan tambang.
"Kita khawatir akan terjadi inflasi yang tidak terkendali di Provinsi Jambi yang akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Ia berharap seluruh pihak, khususnya TPID dapat menjaga laju inflasi di Provinsi Jambi. "Kita berharap menghasilkan komitmen agar menjaga kestabilan harga," pungkasnya. (sap)
Kabut Asap Mengancam, RSUD Raden Mattaher Jambi Siaga Antisipasi Lonjakan Kasus ISPA
Edi Purwanto : Alhamdulillah Perbaikan Jalan Padang Lamo Dianggarkan, Dikerjakan Tahun Ini
Iktibar SAH Tentang Perayaan Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Cinta kepada Rasulullah SAW
SAH Yakin Masyarakat Makin Cerdas Pilih Pak Bowo di 2024 Karena Ingin Kekayaan Indonesia Terjaga
PT. Bukit Kausar Merger ke PTPN VI Jambi, Genjot Produktivitas 25 Ton/Ha
Kabut Asap Mengancam, RSUD Raden Mattaher Jambi Siaga Antisipasi Lonjakan Kasus ISPA


