JAMBERITA.COM - Pemilu Legislatif (Pileg) akan diselenggarakan pada Februari 2024, termasuk untuk memilih wakil rakyat di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sebagai upaya menyongsong perhelatan Pemilu Serentak 2024, Public Trust Institute (PUTIN) sebagai lembaga riset politik yang sudah berpengalaman pada Pilkada Serentak 2020 lalu melaksanakan survei di Kota Jambi. Survei dilakukan dengan mewawancarai secara tatap muka terhadap 600 orang di Kota Jambi sebagai responden, margin of error 4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan pada periode tanggal 1-4 Juni 2022.
Melalui rilisnya tanggal 6 Juni 2022, Direktur Eksekutif PUTIN, Dr. Pahrudin HM, M.A. menyampaikan bahwa survei ini dilakukan untuk mengetahui opini publik Kota Jambi terkait dengan pilihan partai politiknya di Pemilu Legislatif 2024 di Kota Jambi. Sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar (621.365 jiwa), Kota Jambi merupakan barometer politik di Provinsi Jambi, tegas doktor alumni Fisip Universitas Airlangga ini. Karenanya, hasil survei ini dapat dijadikan acuan untuk melihat kontestasi politik 2024 di Provinsi Jambi, kata dosen Ilmu Pemerintahan UNH yang juga analis politik dan kebijakan ini.
Berdasarkan hasil survei yang juga dipaparkan oleh Hatta Abdi Muhammad, M.IP selaku Direktur Riset PUTIN, Gerindra merupakan parpol terbanyak yang akan dipilih warga Kota Jambi (14,50%), diikuti PKB (9,20%), PDI-P (8%), Golkar (7,20%), Demokrat (4,20%), Nasdem (3,80%), PAN (2,70%), Perindo (2%), PKS (1,30%), PSI (1,50%), PPP (1%), Garuda (0,50%), PBB (0,50%), Berkarya (0,20%) dan PKPI (0,20%). Sementara itu, responden yang belum menentukan pilihannya sebanyak 43 persen, ungkap dosen ilmu politik Unja ini.
Lebih lanjut disebutkan Sekjen PUTIN, Burlian Senjaya, M.A., bahwa hasil survei ini dapat dijadikan acuan bagi parpol di Kota Jambi untuk terus meningkatkan kerja-kerja politiknya. Menurut dosen Ilmu Pemerintahan UNH ini, data ini sekaligus juga media publik untuk lebih mengetahui calon-calon yang akan diusung parpol sebagai wakil mereka di DPRD Kota Jambi pada Februari 2024 nanti.
Data lain yang juga diungkapkan dalam rilis survei PUTIN ini adalah terkait dengan politik uang. Sebanyak 40,80 persen responden di Kota Jambi masih menganggap politik uang sebagai hal yang wajar dalam kontestasi politik. Sementara 39 persen menganggap politik uang tidak dapat terima dan 20,20 persen responden belum menjawab.
Data ini tentu menjadi PR besar bagi kita, khususnya penyelenggara pemilu, untuk menghadirkan Pemilu 2024 yang berkualitas melalui sosialisasi dan pendidikan politik yang berkualitas pula, pungkas Dr. Pahru mengakhiri rilisnya.(afm)
Hari Ketiga Pelatihan Paralegal, Kanwil Kemenkum Jambi Beri Tips Penyusunan Dokumen Hukum
Sinergi Akademik dan Praktik: UNJA dan PN Sengeti Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
Perkuat Sinergi, Kanwil Kemenkum Jambi Gandeng FH UNJA Dalami Implementasi KUHP Nasional
Buat Pertemuan Koalisi KIB, Sekretaris PAN: Bahas Pemilu, Belum Pilkada
Konsolidasi di Sarolangun, Fasha Sebut Jika Tak Diusung Partai, Silahkan Cabup Masuk NasDem
Calon Kades Karang Caya Dodi Hidayat Kedepankan Kesehatan Masyarakat, Ini Wanita Hebat Dibelakangnya


Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!


