Sekolah Ditutup Pelajar, Pejabat Disdik Akhirnya Datangi SMAN 3 Muaro Jambi



Selasa, 29 Maret 2022 - 16:51:41 WIB



Suasana di lingkungan SMAN 3 Muaro Jambi Setelah Didatangi Para Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, gerbang sudah terbuka.
Suasana di lingkungan SMAN 3 Muaro Jambi Setelah Didatangi Para Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, gerbang sudah terbuka.

JAMBERITA.COM - Hari ini ada dua kejadian aksi terkait tuntutan pelajar kepada pihak pengambil kebijakan. Pertama pelajar SMK 3 Negeri Kota Jambi melakukan aksi demo di Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Selain itu, ternyata pelajar di SMAN 3 Muaro Jambi juga melakukan aksi penutupan gerbang dilingkungan sekolah.

Untuk itu, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi mendatangi SMA Negeri 3 Kabupaten Muaro Jambi karena dikabarkan gerbang sempat ditutup pelajar, Selasa (29/3/2022).

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMA Disdik Provinsi Jambi Misrinadi mengatakan, penutupan dilakukan merupakan adanya tuntutan dari pelajar sehingga gerbang ditutup dan membuat aktifitas belajar sedikit terganggu.

"Waktu lalu mereka ini pernah melakukan aksi demo, hari ini mereka melakukan penutupan gerbang sekolah," ungkapnya, setelah sampai ke SMAN 3 Muaro Jambi.

Menurut Misrinadi, penutupan ini terjadi merupakan buntut dari aksi pelajar karena meminta Kepala Sekolah (Kepsek) nya untuk segera diganti."Ini sedang kita kaji, karena surat dari pengawas sekolah baru sampai ke kita diknas," tuturnya.

Lebih lanjut, Misrinadi juga tampak didampingi Kabid GTK Disdik Dr Ilham Kholik, Kasi Peserta Didik Bid SMA, Ketua MKKS Muaro Jambi, Kepala Balai Teknologi Informasi Komunikasi, Disdik Provinsi Jambi langsung mengumpulkan pihak sekolah untuk meminta keterangan lebih lanjut.

"Perbedaan pendapat, atau menyampaikan uneg-uneg itu tidak dilarang, tapi kalau bisa jangan ada penutupan sekolah, karena pelajar yang lain juga ingin belajar," tuturnya setiba di SMAN 3 Muaro Jambi.

Pantauan dilokasi, beberapa pejabat Disdik Provinsi Jambi tersebut telah memanggil salah satu pihak sekolah dan meminta keterangan terkait kejadian penutupan sekolah yang saat ini masih berlangsung di ruang guru.

Untuk diketahui, Siswa SMA 3 Muaro Senin (7/3) waktu lalu melakukan aksi demo. Mereka menuntut Kepsek mundur dari jabatannya, karena dinilai jika dalam beberapa tahun terakhir ini tidak ada kemajuan bagi sekolah.

Saat itu, orasi yang dilakukan mereka lengkap dengan alat pengeras dan juga karton yang bertuliskan tuntutan dari para siswa.

Perwakilan siswa M Alfin Fikri menyebut, jika selama dua tahun Kepsek SMAN 3 Muaro Jambi Suryani, S.Pd menjabat tidak ada kemajuan berarti. "Sudah memimpin 2 tahun tidak ada kemajuan, bendera tidak pernah diganti, lapangan basket tidak boleh digunakan," katanya.

Dikatakan Alfin, selama ini tidak pernah ada lomba tingkat sekolah. Bahkan, Ia juga menyorot terkait kehadiran Kepsek disekolah itu."Kepala sekolah sering telat ke kantor. Dan dana penggelaran seni (Pensi) tidak pernah di gunakan," tuturnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Deo Nasution. Kata dia, siswa sudah membayar uang komite. Namun disekolah itu tidak pernah dilakukan kegiatan.

Kemudian, setiap kegiatan ditolak oleh pihak sekolah. Tak hanya itu, siswa kelas X sudah membayar uang baju, namun hingga kini belum diberikan kepada siswa."Acara Maulid Nabi dan Israk Mi'rad tidak pernah dilaksanakan. Setiap kegiatan kami tidak pernah di berikan minuman," jelasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi