Guru Honor Mengadu di Reses Ketua Fraksi Demokrat, Ahmad Fauzi Minta Disdik Provinsi Jambi Proktif



Rabu, 23 Maret 2022 - 12:13:13 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Demokrat Dr.Ir.H.Ahmad Fauzi,MT dalam kegiatan reses di daerah pemilihan Merangin dan Sarolangun Kembali menemukan permasalahan mendesak untuk segera dicari jalan keluarnya.

Ini terkait dengan lemahnya perhatian pemerintah Provinsi Jambi terhadap Guru-guru honor yang mengajar di SMA dan SMK .

Lemahnya perhatian Dinas Pendidikan Provinsi Jambi terhadap guru-guru honor ini ditandai dengan beberapa hal. Pertama , selalu telatnya pembayaran insentif untuk Guru Honor. Sebagai contoh, saat ini honor bulan Januari – Maret belum juga dibayarkan. Dr. Ahmad Fauzi,MT yang merupakan ketua Fraksi Partai Demokrat Provinsi Jambi ini mengatakan, jika keterlambatan pembayaran honor ini dalam hitungan hari maka keterlambatan pembayaran ini dapat dimengerti. Namun ini berlangsung sampai hitungan bulan. Hal ini menandakan lemahnya komitmen Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan Pendidikan yang berkualitas.

Bagaimana guru akan mengajar dengan baik dan fokus jika mereka tidak mendapatkan pembayaran gaji sesuai waktu yang semestinya? Konsentrasi para guru honor terpecah ketika mengajar, karena mereka tidak hanya memikirkan kegiatan belajar mengajar, namun juga memikirkan periuk nasinya di rumah.

Permasalahan ini sesungguhnya telah pernah disampaikan ahmad Fauzi pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Namun kelalaian ini kembali terjadi.

Kedua, besarnya gaji guru honor dan tenaga administrasi yang masih dibawah standar Upah Minimum Provinsi ( UMP ) Jambi. Saat ini guru honor berpenghasilan 1 juta – 1,3 juta sebulan. Sementara besaran UMP Provinsi Jambi kini adalah 2,64 juta. Kecilnya gaji guru honor ini sangat mempengaruhi kinerja mereka di sekolah. Dengan banyaknya jumlah guru honor di sekolah ( karena ASN-nya sedikit ) maka posisi guru-guru honor menjadi sangat penting.

Ketiga, Banyaknya guru honor yang telah mengabdi lebih dari 5 tahun, bahkan ada yang lebih 15 tahun namun tidak mendapatkan perhatian dalam pengangkatan ASN lewat jalur pengabdian. Hal ini menggambarkan lemahnya tata Kelola birokrasi pemerintah Provinsi Jambi. Ahmad Fauzi mengharapkan agar pemerintah provinsi Jambi memberikan prioritas terhadap guru-guru honor yang telah mengabdi puluhan tahun untuk diangkat menjadi ASN atau PPPK.

Ahmad Fauzi mengatakan bahwa ia bersama fraksi Partai Demokrat akan serius membicarakan masalah ini dengan pemerintah Provinsi Jambi, khususnya Dinas Pendidikan agar memberikan perhatian yang lebih baik kepada guru-guru honor di SMA dan SMK yang tersebar di Provinsi Jambi. Kesalahan dan kelalaian administrasi tidak boleh terjadi Kembali. Tata Kelola birokrasi harus segera diperbaiki dan yang tidak kalah penting, besaran honor harus ditingkatkan.(*)



Artikel Rekomendasi