Hadiri HUT PKP Al Hidayah, Al Haris Paparkan Program DUMISAKE Dukung Mutu Pendidikan Pesantren



Sabtu, 18 Desember 2021 - 00:05:48 WIB



Gubernur Jambi Al Haris menghadiri peringatan HUT PKP Al Hidayah, Sabtu (18/12/2021).
Gubernur Jambi Al Haris menghadiri peringatan HUT PKP Al Hidayah, Sabtu (18/12/2021).

JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris bersama Direktur PKP Al Hidayah H. Hasan Basri Husin melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas dan asrama baru dalam rangka memperingati HUT ke-43 Tahun pondok pesantren tersebut.

Selain itu, Al Haris juga meresmikan Al Hidayah Mart yang merupakan unit usaha Pondok Pesantren Al Hidayah, Sabtu (18/12/2021).

Al Haris berharap PKP Al Hidayah Jambi terus meningkatkan kualitas dan mutu di usia yang ke 43 tahun ini, sehingga kedepan semakin maju dan berkembang.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PKP Al Hidayah Jambi, selama 43 Tahun berkiprah telah turut berperan dalam mendidik generasi muda, para santri dan santriwati dengan ilmu pengetahuan yang bersendikan Islam," katanya, Sabtu (18/12/2021).

Dengan bertambahnya usia PKP Al Hidayah, Al Haris juga turut mendoakan semoga pesantren ini semakin maju dan berkembang dan menghasilkan lulusan yang berkualitas. 

"Sebagai salah satu pondok pesantren tertua di Jambi saya berharap PKP Al Hidayah untuk terus meningkatkan mutu amaliah pengabdiannya kepada agama, masyarakat, bangsa dan negara," tuturnya.

Al Haris mengatakan, Pemprov Jambi memberikan perhatian khusus terhadap bidang pendidikan, khususnya bidang keagamaan, sesuai dengan Visi Jambi Mantap dan Misi Ketiga, yakni memantapkan kualitas sumber daya manusia. 

"Salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi adalah pemantapan kelembagaan dan percepatan pembangunan infrastruktur kesehatan, pendidikan, agama dan sosial budaya," katanya.

Di dalam program Dua Miliar Satu Kecamatan (DUMISAKE), Al Haris memaparkan, terdapat Pilar Jambi Cerdas dan Pintar serta Jambi Agamis. "Pemprov Jambi memberikan bantuan berupa Beasiswa, Honorarium bagi pegawai syara' dan guru ngaji, serta fasilitas kualitas dan mutu pendidikan pesantren," tuturnya.(afm)





Artikel Rekomendasi