JAMBERITA.COM - Tahapan pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak 2024 hingga saat ini masih belum ada kejelasan. Hal ini akibat dari tarik ulur antara KPU, DPR, dan pemerintah dalam menentukan jadwal.
Direktur Democracy Electoral and Enpowerement Partnership (DEEP) Indonesia Neni Nur Hayati mengkhawatirkan ketidakjelasan kapan tahapan akan berlangsung. Menurutnya, akan banyak dampak yang tidak baik jika tahapan tidak segera ditetapkan.
"Posisinya 2024 itu pelaksanaan pilkada dan pemilu serentak. Niat pelaksanaan ini untuk memangkas anggaran, malah bisa jadi bengkak jika tidak segera ditetapkan jadwal tahapan tersebut," katanya ketika menjadi pemateri webinar yang dilaksanakan Netfid Gorontalo.
Selain itu, dengan 2 tahapan yang berbarengan ditakutkan akan berbenturan dan tidak akan efisien. Hal ini harus segera dicari solusinya untuk memastikan semua tahapan bisa berjalan dengan baik.
"Para komisioner yang baru nanti diharapkan bisa secepatnya untuk menyelesaikan masalah ini. Agar pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak ini bisa berjalan dengan baik dan harus berkaca pada kejadian pemilu 2019 lalu," tandasnya. (am)
Golkar Provinsi Jambi Rombak Kepengurusan, Cek Endra: Demi Soliditas dan Kebersamaan
SAH, Pahrul Rozi Gantikan Rahman Jabat Sekretaris Golkar Jambi
Klaim Tunggu Satu Partai Lagi, Ramoi dan Nilwan Adu Kuat Dapat Rekom Rebut BH 2 Merangin
Roadshow Kolaborasi ke Wilayah Sumatera Awal 2022, Anis Matta Akan Singgah ke Jambi

