Al Haris Resmikan SIPelamban BPOM Jambi, Apa Fungsinya?



Rabu, 24 November 2021 - 10:20:12 WIB



JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris meresmikan Aplikasi Sistem Informasi Sampel Pelanggan (SIPelamban) Badan POM (BPOM) Provinsi Jambi di Swissbell Hotel Jambi, Selasa (23/11/2020).

Selain peluncuran Aplikasi SIpelamban, BPOM Jambi juga melakukan Deklarasi Komitmen Zona Integritas dan Forum Grup Discussion (FGD) Jejaring Laboratorium Pengujian.

Al Haris mengatakan BPOM Jambi sudah menunjukkan niat baiknya dalam mengajak pegawainya berkomitmen untuk menciptakan sebuah integritas di wilayah kerja Balai POM Jambi.

Menurut Al Haris dengan komitmen ini sampai ke bawahnya pun harus baik."Karena sudah waktunya kita berkomitmen apalagi Balai POM melayani masyarakat dan ini sangatlah kompleks," katanya.

"Mereka harus mengawasi makanan dan minum warga, luar biasa tentunya Balai POM di tengah keberadaan mereka dengan tanggung jawab yang berat ini mereka selalu ingin membenahi, ya pelan-pelan memantapkan dirinya dan mereka juga bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) melayani masyarakat," ujarnya.

Al Haris mengatakan bahwa aplikasi SIpelamban ini sangat membantu masyarakat dalam pelayanan karena ini memudahkan pelayanan dan apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat aplikasi mudah di akses.

"Kita mengetahui bahwa sangat banyak di pasar-pasar yang kita anggap berbahaya dan itu tidak mungkin terseleksi oleh masyarakat, karena di samping kemasan kemasan yang dibuat sedemikian rupa sehingga menarik hati orang untuk membelinya.

Sementara mereka tidak tahu apa isi dan kualitasnya, sehingga sangat diharapkan peran dari Balai POM untuk memeriksa itu semua," pintanya.

Al Haris berharap mudah-mudahan dengan niat yang baik pada FGD itu pula Balai POM semakin kuat, semakin tangguh dan semakin mempunyai jaringan di tengah-tengah masa depan. "Tentunya kami men-support acara ini," pungkasnya.

Kepala Balai POM Provinsi Jambi Ahmad Rifqi menjelaskan bahwa Indeks pelayanan publik di Balai POM di Jambi mengalami peningkatan dari 3.51 di tahun 2020 dan 4.32 di tahun 2021, dan IKM dari 86.62 tahun 2020 menjadi 89.02 di tahun 2021.

"Pada acara ini kami akan memperkenalkan aplikasi yang diberi nama SIPelamban, aplikasi ini diharapkan dan ditujukan untuk memudahkan pelanggan dalam permintaan pelayanan pengujian," tambahnya.

"Tidak perlu datang karena dapat melihat sertifikat, menentukan parameter sendiri yang mau diujikan, timeline lebih cepat dan tidak perlu mengantar ke Balai POM Jambi," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi