JAMBERITA.COM - Kedatangan tenaga kesehatan (Nakes) bersama tim Polres Tanjab Barat disambut ratusan santri dan santriwati. Petugas tenaga kesehatan didampingi tim Polres Tanjab Barat sambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Baqiyatush Shalihat di Jl. Prof. Sri Soedewi, Tungkal Ilir, Tanjab Barat, Jambi, Kamis (11/11/21).
Sebanyak sekitar 1.000 dosis vaksin 1 dan 2 disiapkan untuk disuntikkan ke para santri.
"Hari ini saya suntik vaksin yang kedua. Untuk suntik vaksin dosis yang pertama sekitar sebulan yang lalu, tidak ada reaksi apa-apa atau rasa yang aneh," ungkap Hardi (18) Santri Ponpes Albaqiyatush Shalihat Kualatungkal.
Begitu juga dengan Ardiansyah (18), ia mengaku tidak merasakan efek negatif usai disuntik vaksin dosis pertama. Meski diakuinya ada beberapa orang temannya yang merasakan efek mendadak mengantuk usai disuntik vaksin.
"Ada beberapa teman yang ngaku merasa ngantuk dan tangan kirinya pegal. Tapi yang jelas sebelum ikut suntik vaksin ini kami disuruh sarapan dulu," ujar santri bernama Ardiansyah tersebut.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Muharman Arta mengatakan, vaksinasi yang ditujukan bagi ratusan santri di Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat ini bekerjasama dengan Nakes vaksinator dari Puskesmas Kualatungkal II, dengan menurunkan tenaga screening 3 orang, dr. Ermawati Karo karo, Mela Fazrin Am. Keb, Roshasmikawati Am. Keb, dan 4 orang tenaga vaksinasi, Noviana am.keb, Herlinda am.Kep, Asdusi am.keb, Feri Handayani am. Keb dan 2 orang petugas operator entry data, Yeka Ardianti am. Keb dan Vevi Yuliani am. Kep
Santri dan santriwati yang mendapatkan suntik vaksin sebanyak 706 orang. Terdiri dari dosis 1 sebanyak 90 orang dan dosis 2 sebanyak 616 orang santri dan santriwati.
"Untuk hari ini total keseluruhan yang menerima vaksin dosis 1 dan dosis 2 sebanyak 706 orang," terang Kapolres Tanjabbar AKBP Muharman Arta.
"Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan lancar," kata Muharman.
Sementara pengasuh Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat, KH Abdul Hakim Bin Syekh Ali Wahab mengatakan, vaksinasi kepada ratusan santri ini merupakan bagian dari ikhtiar zahir menjaga kesehatan dan keselamatan diri.
"Insyaallah setelah dengan jalan ikhtiar disuntik vaksin ini dan kita iringi dengan doa. Ada kebaikan dan manfaat baiknya bagi kesehatan kita bersama dan bagi para santri kami selama pandemi ini. Mudah-mudahan pandemi ini cepat di angkat dari muka bumi," pungkasnya. (Hengki)
Bupati Anwar Sadat Sambut dan Apresiasi Kunjungan Menkes RI ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal
Wabup Tanjab Barat Sambut Tim Verifikasi Kementerian Kehutanan di Mangrove Pangkal Babu
Kapolda Jambi Cek Pos Penyekatan Truk Batubara di Jaluko hingga Bulian
Kejar Target Vaksinasi, 5.000 Dosis Vaksin Siap Disuntik ke Pelajar di Tanjabbar


Kejati Jambi dan Angkasa Pura II Teken PKS, Perkuat Kepatuhan dan Pendampingan Hukum


