JAMBERITA.COM - Wakil Walikota Jambi Maulana, launching rehabilitasi berbasis masyarakat oleh BNN Kota Jambi di EV Garden. Jum'at, (3/9/2021).
Ada 16 kelurahan yang akan melakukan program rehabilitasi berbasis masyarakat ini. Rehabilitasi berbasis masyarakat sendiri lebih mengoptimalkan stakeholder yang ada dijajaran kelurahan untuk merangkul warganya yang terindikasi menggunakan narkotika.
"Kita melaunching rehabilitasi berbasis masyarakat. Kita stakeholder, sama-sama menjaga kampungnya wilayahnya, khususnya warganya yang sudah terkena," kata Maulana.
Ia mengatakan, saat ini warga yang sudah masuk dan terjerumus dalam penggunaan narkotika biasanya takut melaporkan diri untuk rehabilitasi.
"Untuk mendapatkan fasilitas rehabilitasi. Karena masyarakat banyak yang takut, kita memfasilitasi mereka harus sama-sama di cek," ujarnya.
Maulana targetkan seluruh kelurahan di Kota Jambi dapat menjalankan program rehabilitasi berbasis masyarakat ini, namun saat ini baru 18 kelurahan yang sudah di launching.
"Hari ini ada 16 kelurahan dulu sudah ada 2. Jadi total 18 kelurahan, sudah seperempatnya. Target kita seluruh kelurahan," ungkapnya.
Selanjutnya, kepala BNN Kota Jambi Agus Setiawan berharap. Seluruh lurah yang sudah berkomitmen untuk ikut dalam program rehabilitasi berbasis masyarakat ini agar dapat optimal bekerja.
"Harapan untuk seluruh lurah yang tadi di launching dalam kegiatannya dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang terindikasi supaya segera di rehabilitasi itu harapan dan target kami," tambahnya. (sap)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Tausiyah Jumat, SAH Ingatkan Akan Kesadaran Diri Dan Empati Di Masa Pendemi


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



