JAMBERITA.COM, MERANGIN - Bupati Merangin H Mashuri berikan bantuan sembako kepada korban kebakaran Kios, Pasar Bawah Bangko depan Kantor Bank9Jambi.
Sembako itu bentuk Bupati Merangin Mashuri peduli kepada rakyatnya yang menjadi korban kebakaran Kios dari amukan sijago merah.
Untuk berupa kebutuhan bahan pokok sehari-hari diantaranya mie instan, beras dan bahan makanan lainnya. Bupati juga memberikan bantuan tikar dan peralatan dapur kepada 47 orang pedagang korban kebakaran.
"Bantuan ini bentuk peduli pemerintah kepada rakyat, " singkat Bupati Merangin yang mantan Kadis Dinas Pendidikan.
Tak itu saja, Bupati Merangin akan mencari solusi terbaik supaya ekonomi pedagang kaki lima kembali normal.
‘’Pemerintah akan mencarikan solusi, agar para pedagang ini bisa cepat kembali beraktivitas mencari nafkah seperti semula. Kita akan jalin kerjasama dengan pihak bank, untuk mendapatkan bantuan modal dengan bunga yang sangat rendah,’’ujar Bupati.
Sedangkan persoalan tempat para pedagang akan menepati posisi lama bakal dibangun? Dijelaskan bupati, para pedagang itu akan direlokasi ke tempat yang lebih aman dan nyaman.
Hal ini mengingat lokasi lama itu merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS), sehingga kurang aman dan nyaman untuk para pedagang.
"Soal lokasi lama ini akan segera kita rapatkan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,’’terang Bupati.
Apakah lanjut H Mashuri, lokasi yang dibangun kios-kios oleh pihak ketiga itu boleh dibangun kembali sesuai dengan aturan-aturannya, mengingat lokasi kios-kios pedagang itu merupakan DAS.(oli)
Kawal Produk Hukum Daerah Berkualitas, Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasi Ranperda Merangin
Sanksi Sosial RJ: Kejari Merangin Pantau Anak Rehabilitasi Narkotika Bersihkan Masjid
Diamuk si Jago Merah, Puluhan Kios Depan Kantor Bank 9 Jambi di Bangko Rata dengan Tanah
25 Pejabat Eselon III Dilantik, Bupati Mashuri Minta Visi Misi Merangin Mantap Dicapai
Soal Gebrakan Baru Pimpin Merangin, Ini Jawaban Bupati Mashuri
Tiga Pejabat Eselon III Resmi Dilantik, Kejati Jambi Perkuat Struktur Organisasi
