Mahasiwa KKN Bersama Posko V Desa Bakung Mengolah Limbah Batang Pisang Menjadi Cemilan



Sabtu, 21 Agustus 2021 - 15:09:12 WIB



Foto bersama DPL dan Wakil rektor 4 Universitas Jambi
Foto bersama DPL dan Wakil rektor 4 Universitas Jambi

JAMBERITA.COM- Desa Bakung, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi kaya akan potensi salah satunya adalah tanaman pisang, Pada umumnya , setelah panen batang pisang tidak di manfaatkan oleh masyarakat setempat dan dibiarkan begitu saja, sehingga mahasiswa Kkn Bersama Posko V mengolah limbah dari pohon pisang menjadi olahan makanan yang mudah dibuat dan ramah lingkungan.

Senin, 16/08/2021, mahasiswa Kkn Bersama Posko V mengajak ketua pkk desa bakung untuk mengolah limbah pohon pisang menjadi olahan makanan ringan BAKUNG (batang pisang kriuk tepung) . olahan makanan ini terbuat dari batang pisang yang sudah dibersihkan kemudian di rendam dengan air garam, selajutnya batang pisang di potong dengan ukuran kecil, dengan bahan tambahan tepung terigu, bawang putih, dan penyedap. Olahan makanan ini di berik nama BAKUNG (batang pisang kriuk tepung).

Tanaman pisang tumbuh subur di Desa Bakung Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, dan hamper seluruh rumah warga memiliki tanaman pisang, namun setelah panen batang pisang tidak di manfaatkan sehingga batang pisang membusuk dan mencemari lingkungan.

Mahasiswa KKN Bersama Posko V yang terdiri dari 13 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi, yaitu, Dina Reski Putri (Universitas Riau), M. Azriel Bintang Saputra (Universitas Lampung), Mejita Sari (Universitas Teuku Umar), Winda Anis Mahdian (Universitas Jambi), Taufik Hidayat (Universitas Jambi), Safitri (Universitas Jambi), Ram Susanto Universitas Riau), Annisa Soraya K (Institute Teknologi Sumatra), Nisaton Maulina (Institute Seni Budaya Indonesia Aceh), Khairul Irwansyah (Universitas Samudra), Diah Sri Wahyuni (Universitas Negeri Jakarta), M. Khanafi (Institut Teknologi Sumatra), dan abdul rasip (universitas maritime raja ali haji).mengolah limbah tanaman pisang menjadi cemilan yang mudah dibuat, bahannya mudah didapatkan dan ramah lingkungan.

Dengan adanya pengolahan limbah tanaman pisang tersebut sehingga dapat mengurangi limbah pisang dan meningkatkan nilai pemanfaatan potensi desa.

Dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat membuat UMKM desa Bakung dengan memanfaatkan potensi yang ada didesa tersebut sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga desa setempat.

Pelatihan pembuatan bakung (batang pisang kriuk tepung) dilaksanakan di posko V Desa Bakung Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, sasaran kegiatan ini adalah seluruh warga desa setempat,warga desa sangat berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan yang dibuat oleh mahasiswa KKN Bersama Posko V.Dalam proses pelatihan pembuatan BAKUNG ( batang pisang kriuk tepung) di laksanakan dengan menerapkan protocol kesehatan

“Ucapkan terimaksih kepada seluruh mahasiswa KKN Bersama yang telah membuat pelatihan mengolah limbah tanaman pisang, dengan adanya pelatihan ini dapat menambah ilmu warga desa bakung dalam memanfaatkan potensi desa yang sebelumnya belum kami belum ketahui bagaimana cara mengolah limbah dari tanaman pisang, sebelumnya batang pisang tidak pernah kami manfaatkan untuk olahan makanan, dengan adanya pelatihan yang di adakan oleh mahasiswa kkn bersama batang pisang yang terbuang begitu saja dapat di manfaatkan.” Ujar fahmi selaku kepala desa bakung.(*)





Artikel Rekomendasi