JAMBERITA.COM- Pemerintahan Kota Jambi berencana akan melakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan melakukan penyekatan di beberapa titik pintu masuk Kota Jambi.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa pengetatan PPKM ini akan dimulai esok hari pada 18 Agustus. Namun, hingga saat ini bantuan sembako belum juga diterima masyarakat.
Menanggapi hal ini, Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa pengetatan PPKM ini belum bisa dilakukan besok lantaran saat ini seluruh persiapan belum selesai.
"Belum, baru mau sosialisasi dan koordinasi dengan provinsi," kata Fasha. Selasa, (17/8/2021).
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi, kami sudah mengusulkan jumlah masyarakat yang menerima bantuan sembako lebih kurang ada 30 ribu paket," lanjutnya.
Ia menerangkan, bahwa sebelum pengetatan PPKM memerlukan waktu. "Pembagian tidak bisa dilaksanakan satu dua hari, paling tidak tiga sampai empat hari karena jumlahnya sangat banyak," ungkapnya.
Ia mengatakan, jika sembako sudah diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan pedagang kecil yang terdampak. Maka pihaknya akan membuka kembali pintu masuk ke Kota Jambi dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Pengetatan 10 hari atau 2 minggu. Setelah pengetatan maka insyaallah kasus Covid-19 kita sudah nol. Kalo sudah nol, kita akan buka level satu. Sehingga usaha bisa kami buka semua, bisa normal tetapi tetap menjaga protokol kesehatan," jelasnya. (sap)
Gubernur Al Haris Hadiri Pengajian Umum Ponpes Salafiyah Al Hafizh Tabir Selatan
Bijak Namun Tegas! Rektor UNJA: Benahi Sampah Kota Jambi demi Publik, Bukan Pilgub
Atasi Polemik Sampah, Pemkot Jambi Setop Sementara Pembongkaran TPS dan Siapkan Subsidi Silang
Ada Pemandangan saat Pengibaran Bendera di Lapangan Kantor Gubernur, Kadispora : Optimis Sukses
Al Haris Juga akan Merombak Pejabat Eselon III dan IV di Pemprov Jambi
Kapolda Jambi Pimpin Apel Renungan Suci Kenang Jasa Pahlawan
KONI Jambi Dorong IPSI Matangkan Program Jelang BK PON 2027 & PON 2028


