JAMBERITA.COM - Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menghadiri Rakor 3 Pilar DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Kamis (11/3/2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Sungai Penuh terpilih Ahmadi Zuber dan Wakil Walikota terpilih Antos, Wabup Sarolangun Hilalatil Badri dan Wabup Tebo Sahlan. Hadir juga Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) DPC serta Fraksi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Turut hadir mendampingi Risma, Inna Ammania, Anggota DPR RI komisi VIII.
Mantan Walikota Surabaya yang kini menjabat Menteri Sosial RI ini mengajak kader dan pengurus PDIP untuk bergerak membesarkan partai.
"Partai harus bergerak, jangan nunggu pilkada. Kalau dari sekarang bergerak, insya Allah partai akan menang di 2024," kata Risma memberikan motivasi ke pengurus.

Ia mengatakan ada 3 pilar yang harus dimaksimalkan dalam membesarkan partai. Pertama Struktur Partai, Eksekutif dan Legislatif. Menurutnya semua pilar ini harus bergerak.
Ia mengatakan PDIP Jambi juga bisa mengikuti kesuksesan Jawa Timur. Kalau sekarang Jambi memiliki 9 kursi di DPRD Provinsi dan 6 di DPRD Kota, maka harus ada semangat untuk menaikkan jumlah kursi lagi.
Menurutnya, PDIP memiliki modal yakni kekompakan dan semangat gotong royong.
"Kita lihat Jawa timur, Eri surveinya dibawah, tapi dengan kompak dan gotong royong bisa menang, intinya bergerak saja temui rakyat dengan serius," lanjutnya.
Selain itu, Ia juga mengajak partai menyentuh dan merangkul semua segmen dan lapisan masyarakat. Bagaimana agar orang yang dianggap tidak memiliki harapan untuk hidup sukses tapi bisa dimotivasi lewat wirausaha.
"Contohnya yang dilakukannya di Surabaya, partai berhasil mengubah pecandu narkoba menjadi wirausahawan sukses di bidang kuliner," pungkasnya.(*/sm)
Sanksi Kader Demokrat yang Hadir di KLB, Cik Bur: Ketua Saja Dipecat
Moeldoko VS AHY di Pusat Picu Dualisme Demokrat di Jambi, Ini Kata Cik Bur
Ada Perwakilan Demokrat Jambi Hadir KLB, Sekretaris: Kami Pastikan Bukan Pengurus
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

