JAMBERITA.COM- Pembukaan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Sungai Terap terhambat sementara, lantaran kanal di lokasi, Rabu (10/2/2020).
Pantauan di lapangan, untuk jalan yang dilalui ekskavator tersebut membutuhkan batang pohon sejenis kelapa untuk menyeberangi kanal.
Namun demikian, batang pohon tersebut masih kurang untuk menimbun kanal.
Babinsa Desa sungai terap, Serda Ugeng Haryono, mengatakan, untuk sementara ini terhambat dengan lokasi jalan yg akan dibuat karena jalan yang dilalui masih lembut dan bergambut.
Ditambahnya, estimasi jalur timbunan tersebut lebih kurang selama 1 tahun.
Jadi untuk melanjutkan pembangunan membutuhkan stok batang kelapa di lokasi tersebut.
"Saat ini kita masih butuh bantuan, menunggu stok batang kelapa yang dikordinasikan oleh batih bhakti dim 0415-BTH serma hermanto," ujar serda Ugeng, Rabu (10/2/2020).
Menurutnya, untuk 1 ekskavator membutuhkan 30 batang kelapa, tetapi di lokasi Sungai Terap ada 2 ekskavator. Jadi sekitar 60 batang kelapa lagi untuk menyeberangi kanal.
"Jadi kita masih membutuhkan sekitar puluhan batang lagi, untuk membuka jalur selanjutnya," tutupnya.(*/sm)
Gubernur Al Haris Minta OPD Optimalkan Sisa Anggaran APBD-P 2026
Sikapi Pengaduan Masyarakat terkait Notaris di Jambi, Kanwil Kemenkum Gelar Rapat NPWN
Inflasi Jambi Tembus 2,97 Persen pada September 2026, NTP Ikut Melonjak naik 1,29 Persen
Indahnya Kebersamaan, Anggota TNI dan Operator Alat Berat Makan Bersama di Rumah Warga
Sepekan Lagi Ganti Bupati, Ratusan Proyek Ngebut Kejar Tayang di Tanjabbar. Ada Apa?
Gubernur Al Haris Minta OPD Optimalkan Sisa Anggaran APBD-P 2026



