JAMBERITA.COM - Walikota Jambi Syarif Fasha akan memberikan sanksi bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jambi yang tidak mau divaksin.
Pelaksanaan vaksinasi di Kota Jambi masih belum juga selesai. Fasha mengatakan bahwa proses vaksinasi ini masih terkendala secara teknis.
"Dikarenakan satu sistem data, waktu dimasukkan nama tidak keluar. Kemudian juga yang bersangkutan komorbid ada juga yang hamil dan menyusui," ujarnya. Senin, (8/2/2021).
Dirinya pastikan bahwa seluruh ASN dan tenaga kesehatan di Kota Jambi wajib untuk divaksin.
"Saya tekankan bagi yang tidak ada masalah komorbid dan penyakit tambahan. Maka diwajibkan vaksin. Bagi yang hamil, bukan tidak divaksin tapi belum di vaksin," kata Fasha.
Sementara itu, bagi ASN yang tidak mau divaksinasi Fasha akan berikan sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat atau penurunan pangkat.
"Saya akan terapkan sanksi, yang pertama bagi ASN saya katakan yang tidak mau divaksinasi tanpa alasan yang jelas. Saya bisa menunda kenaikan pangkat atau saya turunkan pangkatnya," pungkasnya. (sap)
Beasiswa KSE UNJA Cari Mahasiswa Jujur, Bukan Cuma Pintar! 317 Peserta 'Dikuliti' di Wawancara
Keren! Tiga Srikandi FH UNJA Sukses Jinakkan Pemalsu Tenun Pakai Blockchain
Angka Kemiskinan di Kota Jambi Meningkat Pada Tahun 2020, Ini Kata Maulana
Pj Gubernur Jambi Tunggu Petunjuk Mendagri, Dua Kabupaten Diisi PLH Bupati
