JAMBERITA.COM - Kelompok geng motor yang ada di kawasan Jambi Timur kerap meresahkan masyarakat. Kali ini, kelompok diduga geng motor ini melakukan tindak penyerangan.
Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian SIK melalui Kapolsek Jambi Timur Kompol Rinto Haivan Simbolon, yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Jambi Timur, Jum'at (22/1).
Kapolsek Jambi Timur menyebutkan telah terjadi tindak pidana penyerangan yang diduga kelompok geng motor, yang dilakukan oleh dua orang tersangka yang masih anak dibawah umur.
"Akibat penyerangan tersebut membuat korban mengalami trauma psikis setelah mengalami penyerangan oleh genk motor," lanjutnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Jambi Timur, Ipda Suwando Parlindungan Panggabean menjelaskan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat.
Bahwa ada sekelompok anak muda yang diduga geng motor sedang melakukan aksi pengejaran dan penyerangan terhadap korban anak dibawah umur, dengan membawa sajam.
Untuk kronologis, Ipda Suwando Parlindungan Panggabean menuturkan, kejadian terjadi pada hari Jum’at 15 Januari 2021 sekira pukul 23.00 WIB malam di Jl.gunung Semeru depan SDN 50 kota Jambi kel.payo Cilincah kec.Jambi Timur kota Jambi.
Dan tidak menunggu waktu lama tim Polsek Jambi timur langsung datang ke lokasi menyisiri area tersebut dan berhasil mengamankan kedua pelaku yang diduga anggota geng motor itu.
"Dari hasil penangkapan kedua pelaku turut diamankan barang bukti berupa 2 (dua) buah sajam jenis Samurai dan 1 (satu ) buah egrek untuk memotong pelepah sawit," pungkasnya.(*/afm)
Penanganan Kasus 58 Kg Sabu di Polda Jambi : Satu Pelaku Melarikan Diri, Kini Ditetapkan DPO
Kerahasian Pelapor Dijamin, Polda Jambi Siapkan QR Code Pengaduan Pelanggaran Polri
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kawasan Sungai Asam Jambi
BKPRMI Desa Kasang Pudak Galang Dana Untuk Korban Bencana Di Sulbar
Semangat Mencari Ilmu, Noviardi Ferzi Mantan Presma UNJA Di Wisuda Sebagai Doktor
SAH : Tetap Jalankan Protokol Kesehatan, Karena Vaksin Tak Buat Orang Kebal Virus 100 Persen



