JAMBERITA.COM - Empat tahun mengalami gangguan penglihatan, warga RT 18 Pematang Sulur hidup kesulitan. Hendri sendiri saat ini divonis menderita Glukoma dan Katarak. Sementara itu, istri Hendri hanya seorang pembantu rumah tangga.
Saat dikunjungi, Hendri mengaku bahwa memang keluarganya kesulitan biaya selain untuk penyembuhan juga untuk makan sehari.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi Kemas Farid secara langsung mengunjung kediaman Hendri bersama dengan Kepala Dinas Sosial Noviarman, camat serta lurah setempat. Kamis, (21/1/2021).
"Kami mencoba menanyakan apalagi yang dibutuhkan. Karena ini warga kami di Pematang Sulur. Kendalanya dia belum mendapatkan BPJS gratis dari pemerintah," ujarnya.
Farid mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan Kota Jambi.
"Dia pernah menjadi anggota BPJS mandiri dan punya tunggakan 4 tahun. Tadi saya sudah koordinasi dengan BPJS Kota Jambi dan akan kita cek," jelasnya.
Sementara itu, untuk bantuan lain Farid menjelaskan bahwa Dinas Sosial bersama pihak kelurahan akan segera mengurusnya. Farid menambahkan dan mengingat untuk warga khususnya di lingkungan tempat tinggal Hendri agar memberikan bantuan, baik dari segi materil ataupun moril.
"Kami berharap seluruh masyarakat Kota Jambi di kondisi pandemi ini pasti sangat susah. Kalo ada warga kita kesulitan seperti ini sama-sama kita bantu, tidak hanya bantuan materil tapi juga mengajak ngobrol sebagai dukungan," pungkasnya. (sap)
Optimalkan Kinerja B04, Kanwil Kemenkum Jambi Kejar Percepatan Anggaran dan Reformasi Birokrasi
Fokus Mal Pelayanan Publik hingga Retribusi, Kemenkum Jambi Harmonisasikan Ranperbup Batang Hari
PUPR Jambi: Kerusakan Jalan Kapten Bakarudin Akibat Penurunan Jaringan Utilitas
BNNP Jambi Amankan 4 Pelaku Pengguna Narkotika, Satu Diantaranya Nyebur ke Danau Sipin
Jabatan Berakhir 12 Februari, FU: Biji Selasih Diatas Batu, Terimakasih And Thankyou
Fachrori Serahkan 1 Unit Ambulans CSR Bank Jambi Kepada Masyarakat Mersam


Optimalkan Kinerja B04, Kanwil Kemenkum Jambi Kejar Percepatan Anggaran dan Reformasi Birokrasi


