Polsek Kota Baru Gerebek Empat Gudang Minyak Ilegal



Jumat, 08 Januari 2021 - 08:01:20 WIB



JAMBERITA.COM - Empat gudang minyak ilegal di kawasan Kenali Asam Bawah Kecamatan Kota Baru Jambi di gerebek Tim Macan Reskrim Polsek Kota Baru yang di Backup Polresta.

Lokasi tersebut, tepatnya berada di hadapan rumah eks Sekdaprov Jambi dengan barang bukti puluhan ton minyak jenis solar, minyak tanah dan pertalite.

Kapolsek Kota Baru, Kompol Afrito Marbarbo mengatakan dari hasil penyelidikan tim reskrim berhasil menemukan empat lokasi pengolahan dan penimbunan minyak ilegal yang ada di RT 25, Keluraham Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Jambi.

"Hasil dari pengerbekan di lokasi tersebut polisi sudah mengamankan beberapa orang diduga pelaku dan menemukan empat gudang pengolahan dan penimbunan BBM ilegal dengan barang bukti puluhan drum,

derigen ukuran besar berisikan minyak jenis solar, minyak tanah dan pertalite diperkirakan puluhan ton serta satu unit mobil truk modifikasi," katanya tampak didampingi Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Handres di lokasi penimbunan, Kamis (7/1/2021).

Kompol Afrito menjelaskan, bahwa minyak ilegal tersebut berasal dari daerah Bayat, Kabupaten Bayung Lincir, Provinsi Sumatera Selatan yang dibawa ke lokasi untuk diolah kembali menjadi BBM ilegal jenis solar, minyak tanah dan Pertalite.

Diduga BBM ilegal tersebut khusus jenis pertalite dijual untuk atau ke pedagang Pertamini yang dijual dipinggir jalan yang ada di Kota Jambi. "Untuk kasus ini, kami dari kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kasus tersebut," ujarnya.

Untuk sementara ini gudang pengelolaan dan penimbunan BBM ilegal tersebut sudah beroperasi cukup lama dan menghasilkan banyak BBM olahan sendiri atau ilegal yang dijual atau dipasarkan ke pedagang kaki lima dan warung di pinggiran Kota Jambi dan sekitarnya.

"Hasil pantaun dari lokasi pengerebekan yang menarik adalah lokasi pengolahan dan penimbunan minyak ilegal tersebut berada di kawasan rumah warga padat penduduk," tuturnya.

Dari masing-masing gudang yang telah digerebek memiliki peran yang berbeda dalam mengelola minyak ilegal asal Bayat itu, namun gudangnya masih dalam satu kawasan yang diduga pelakunya masih berkaitan tali saudara atau famili.

"Masing masing gudang yang berada disekitar rumah warga itu ditemukan BBM ilegal yang berbeda beda mulai dari minyak tanah, solar dan pertalite. "Kasus ini, k. epolisian Jambi masih melakukan pengembangan, penyidikan lebih lanjut guna mengungkap kasusnya," pungkasnya.(*/afm)





Artikel Rekomendasi