11 Orang Diperiksa Hari Ini di Polda, Salah Satu Saksi Sebut Diperiksa Untuk Paut Sakarin



Selasa, 24 November 2020 - 21:25:08 WIB



JAMBERITA.COM– Meski Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengumumkan nama tersangka, namun sejumlah tersangka baru sudah mencuat.

Apalagi beberapa saksi yang diperiksa mengaku diperiksa untuk tersangka baru.

Seperti hari ini, KPK  memanggil saksi dalam pengembangan Suap Uang ketok RAPBD Provinsi Jambi 2017.

Kali ini Selasa (24/11) penyidik menjadwalkan 11 orang saksi yang akan di gali keterangnya di Mapolda Jambi, yakni
Fahrurrozi, Paut Syakarin, Wiwid Iswhara, Arrakhmat Eka Putra, Zainul Arfan. Kelima nama ini disebut sudah jadi tersangka dalam surat panggilan ke saksi.

Kemudian Edi Zulkarnaen yang merupkana Direktur PT Fadli Satria Jepara, Handra Ong Alias Abeng, Novalinda, RD. Sendhy Hefria Wijaya Karyawan PT Athar Graha Persada, Hardono Alias Aliang    
Hendry Attan Alias Ateng.

Pantauan di Mapolda Jambi, Sekira Pukul 11.05 Wib, Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi Zainul Arfan Keluar dari ruang pemeriksaan, dengan mengunakan kemeja bercorak merah, putih dan hitam dia meninggalkan Mapolda Jambi.

Mantan Anggota DPRD Provinis Jambi itu mengaku bahwa dia tidak banyak mendapat pertanyaan dari penyidik.

“Tidak banyak yang ditanyakan, sekedar melengkapi saksi yang sudah sudah saja,” Akunya.

Zainul Arfan sendiri mengaku menjadi saksi  untuk Paut Syakarin.

“Kalau diperiksa untuk Paut, saya cuma setengah jam diperiksanya, tidak lama,” tegasnya.

Selang beberapa jam, giliran Wiwid Iswara juga keluar dari ruang pemeriksaan.

Saat ditemui, dia mengaku bahwa dia ditanya terkait perkara suap Uang Katok Palu RAPBD Provinsi Jambi 2017.

“Yang ditanyakan Cuma di tahun 2017, yang 2018 tidak di tanyakan,” sebut Wiwid.

Saat ditanya apakah dimantai keterangan terkait jatah banggar sebesar Rp 25 juta, Mantan Anggota DPRD Fraksi PAN itu enggan banyak berkomentar.

“Kalau itu Tanya penyidik saja, saya tidak mau jawab itu, lebih baik tanya sama penyidik saja” ujarnya.

Sambil berjalan menuju mobil Pribadinya Wiwid kembali dicecer awak media, saat itu dia ditanyakan apakah dia sudah mengambalikan uang yang dia terima atas suap uang ketok palu RAPBD JAMBI 2017 silam. “Tanya penyidik saja ya,” singkatnya.

Sebelumnya beredar surat panggilan ke saksi berdasarkan surat nomor spgl/5406/DIK.01.00/23/11/2020.

Dalam surat itu juga, saksi tersebut dimintai keterangan untuk lima orang tersangka yakni Paut Syakarin, Fahrurrozi, Wiwid Iswhara, Arrakhmat Eka Putra dan Zainul Arfan.

Namum kelima orang tersangka itu belum di umumkan secara resmi oleh KPK.

“Kami belum bisa berikan informasi lebih spesifik, karena masih melakukan serangkaian kegiatan penyidikan. Untuk pihak-pihak  yang ditetapkan sebagai  tersangka  belum  bisa kami sampaikan saat ini.” Kata Ali fikri.(*/sm)











loading...