Begini Respon Pengusaha Usai Diperiksa KPK



Selasa, 24 November 2020 - 12:31:05 WIB



JAMBERITA.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) senin (23/11/2020) memeriksa pihak kontraktor dalam kasus suap uang ketok palu RAPBD Provinsi Jambi 2017.

Dalam rilis tertulisnya, plt juru bicara KPK Ali Fikri menyebutkan ada 14 orang yang diperiksa sebagai yaitu Ali Tonang Als Ahui yang merupakan Direktur PT Chalik Suleiman Bersaudara, Jeo Fandy Yoesman Alias Asiang Direktur Utama PT Sumber Swarnanusa, Lily Komisaris PT Chalik Suleiman Bersaudari, Budi Nurahman Staf Pelaksana pada Biro Pemerintahan dan OTDA Setda Provinsi Jambi yang juga Mantan Kabid Bina Marga Dinas PUPR tahun 2017.

Hendri Karyawan Direktur Utama PT Sinar Utama Indah Lestari Abadi, Hendri Enriadi Kasi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan pada Dinas PUPR Propinsi Jambi, kemudian Lina Direktur PT Sumber Sumber Swarnanusa, Norman Robert Karyawan Swasta, Rudy Lidra Amidjaja pekerjaan Direktur Utama PT. Rudy Agung Laksana lalu ada Andi Putra wijaya Direktur Utama PT. Air Tenang.

Kemudian Kendrie Aryon Alias Akeng Direktur Utama PT Perdana Lokaguna, Amidy PNS/ Mantan Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Jambi di Jakarta, Ismail Ibrahim Wiraswasta, terakhir ada Apif Firmansyah, wiraswasta yang saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi.

“semua saksi di periksa di Mapolda Jambi, “ Singkatnya.

Pantauan di Mapolda Jambi pukul 11.07 wib, sudah ada 5 orang yang sedang di mintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik.
Dari kelima orang itu salah satunya ada seorang wanita, Masih dalam pantauan mereka berlima tampak jaga jarak dan saling berhadapan dengan penyedik KPK.

Orang yang pertama kali keluar dari ruang pemeriksaan adalah Apif Firmansyah, saat itu dia menggunakan kemeja Putih dan bercelana hitam, saat di temui awak media dia tidak memberikan keteragan sedikitpun atas pemeriksaan dirinya sebagai Saksi.

Selang beberapa menit Asiang dan Lily juga keluar dari ruang pemeriksaan, Sama halnya dengan Apif, Lily juga tidak mau berkomentar dan lebih memilih meninggalkan Awak media yang ada saat itu.

Sementara itu, Asiang tidak benyak komentar, dia hanya mengatakan jika dia di periksa atas perkara yang sudah sudah.
“itu kesaksian yang lama lama saja, sudah di berikan semua tidak ada yang di tutup tutupi, " kata Asiang sambil meninggalkan Mapolda Jambi.

Tidak lama setelah itu. Ali Tonang Alias Ahui juga keluar dari ruang pemeriksaan, saat itu dia malah menghindar dan membisu saat ditanyai pemeriksaanya sebagai saksi dalam perkara suap uang ketok palu RAPBD Provinsi Jambi 2017.(*/sm)











loading...