Rekor Baru 46 Orang Positif Covid-19 Hari Ini, 42 Orang dari Kota Jambi



Kamis, 08 Oktober 2020 - 19:03:50 WIB



JAMBERITA.COM - Angka kasus Corona Virus Disease (Covid-19) wilayah dalam Provinsi Jambi bertambah lagi 46 orang terkonfirmasi hingga menjadi 715 orang positif secara keseluruhan, Kamis (8/10/2020).

Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan dari 46 kasus tersebut 42 orang dari Kota Jambi, 2 orang Sarolangun dan 2 orang Muaro Jambi.

Lalu, satu pasien nomor 253 inisial MY (56) Perempuan, kontak dari pasien 155 sudah dinyatakan sembuh.

"Sarolangun, itu pasien 670 inisial Kj usia 40 tahun dan pasien 671 RP usia 24 tahun, hasil dari traking," ujarnya.

Kemudian, Kota Jambi, pasien 672 NCL usia 44 tahun Perempuan, riwayat kontak erat pasien 420, pasien 673 IW 23 tahun, Perempuan kontak erat dari pasien 356, pasien 674 ESO 38 tahun, laki-laki kontak erat dari pasien 356, pasien 675 KS, 32 tahun, Perempuan kontak erat dari 356.

"Pasien 676 RMH usia 32 laki-laki juga kontak erat dari pasien 356, sama pasien 677 MFL usia 24 tahun laki-laki kontak erat pasien 356 dan pasien 678 YN usia 25 tahun perempuan kontak erat pasien 356," ujarnya.

Selanjutnya pasien 356 juga menulari pasien nomor 679 CAR usia 28 tahun laki-laki, sedangkan pasien 680 HNI usia 63 tahun perempuan hasil dari Screening RDT Reaktif dan pasien 681 RR usia 33 tahub laki-laki kontak erat dari pasien PCR positif RSUD Raden Mattaher Jambi.

"Pasien 682 PDA usia 31 tahun, laki-laki juga kontak erat dari pasien PCR positif RSUD Raden Mattaher, dan pasien 683 pasien 683 UH usia 31 tahun, laki-laki kontak dari pasien 396 yang merupakan pegawai lapas Batanghari," terangnya.

Pasien 684 asal Muaro Jambi inisial LSP perempuan usia 21 tahun, kontak erat dari pasien 447, pasien 685 NYT usia 56 tahun, perempuan kontak erat dari pasien TCM positif RSUD Raden Mattaher, pasien 686 MUI usia 40 tahun, laki-laki kontak erat dari pasien 442.

"Pasien 687 KDN, usia 40 tahun, perempuan kontak erat pasien 442 (ASN Pemprov Jambi), pasien 689 RAK 42 tahun, perempuan juga kontak erat dari 442 dan pasien 690 SMD usia 50 tahun, laki-laki kontak erat dari pasien 420," ujarnya.

Pasien 691 MUR usia 54 tahun, perempuan riwayat pasien 442, pasien 692 WH 34 tahun perempuan, hasil skrining Mandiri, pasien 693 FT usia 32 tahun perempuan hasil skrining Mandiri, pasien 694 LK usia 29 tahun perempuan hasil skrining Mandiri, pasien 695 UPU usia 29 tahun perempuan hasil skrining Mandiri dan pasien 696 AON usia baru 11 bulan perempuan riwayat kontak erat dari pasien 409.

"Pasien 698 WAW, 28 tahun perempuan juga hasil skrining yang merupakan nakes Rumah Sakit Kambang, kemudian pasien 699 ACF 35 tahun perempuan riwayat kontak erat pasien 447 pasien 700 RFD usia 21 tahun laki-laki kontak pasien 409, pasien 701 NU usia 65 tahun perempuan riwayat pasien 409, pasien 702 LYS, usia 45 tahun perempuan riwayat juga pasien 409," tuturnya.

Pasien 703 LK usia 24 tahun perempuan kontak erat pasien 570, pasien 704 SCP 31 tahun perempuan, kontak erat pasien 570, dan pasien 705 OV usia 34 tahun suspek dengan batuk pilek dan hilangnya penciuman, pasien 706 SWU perempuan usia 26 tahun, hasil skrining rapid test reaktif, pasien 707 PUR usia 33 tahun perempuan riwayat perjalanan dari Palembang.

"Pasien 708 SUB usia 20 tahun perempuan riwayat pasien 422 dan pasien 709 SAH usia 60 tahun laki-laki juga riwayat kontak erat 422 pasien 7 10 sht-30 3 tahun perempuan hasil skrining Mandiri nakes Rumah Sakit Kambang, pasien 711 PUS usia 32 tahun perempuan hasil skrining Dokter di Rumah Sakit Abdul Manap," sebutnya.

Pasien 712 LMH usia 32 tahun perempuan riwayat kontak erat pasien 570, pasien 713 HZ usia 30 tahun, laki-laki suspek dengan anosmia (hilangnya indra penciuman) pasien 714 DCD usia 30 tahun laki-laki, kontak erat pasien 448 dan pasien 715 VDP usia 36 tahun laki-laki kota Jambi riwayat 409.

"Jadi hari ini hasil yang keluar 102 spesimen diantaranya 46 orang positif, 1 pasien sembuh, dan 55 orang lainya dinyatakan negatif swab pertama hasil tracking dan ulangan pasien positif," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi