JAMBERITA.COM- Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan pendidikan Nasional yang bermuara kesejahteraan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) yang merupakan institusi formal berkewajiban dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) terdidik dan berpendidikan, harus mengambil perananan penting sebagai wadah dalam pengembangan intelektualitas baik bagi masyarakat terasing, pedalaman, maupun masyarakat maju.
Selain itu FKIP UNJA juga harus menciptakan mahasiswa sebagai penerus bangsa yang mampu mengaplikasikan Ilmu dan pendidikan mereka melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal ini dapat mereka pelajari dan aplikasikan pada bidang pengabdian pada masyarakat. Dengan melibatkan mahasiswa pada pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh dosen merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat mendidik dan melatih mahasiswa dalam peranannya sebagai Agent of Change atau dikenal sebagai agen perubahan.
Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan ini juga akan sangat berperan dalam memajukan dan mengembangkan potensi-potensi yang ada di sekolah binaan melalui peningkatan pengetahuan tentang layanan dalam bidang pendidikan Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai salah satu program studi di FKIP yang menyediakan wadah pengembangan disiplin ilmu pendidikan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan mahasiswa sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang berkualitas.

Untuk itu, sebagai salah satu program studi yang terdapat di FKIP UNJA dosen dituntut untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian yang menghasilkan karya ilmiah yang kreatif dan inovatif, Produktif serta mendukung proses pendidikan yang berkualitas untuk membantu meningkatkan serta membantu menyelesaikan permasalahan di lingkungan sekitarnya.
Didukung oleh peran aktif semua unsur elemen sekolah mulai dari kepala sekolah, Tata Usaha, manajemen sekolah, dewan Guru dan unsur terkait. Guru BK menjadi mitra yang berperan aktif dalam pengimplementasian kegiatan ini, dengan relevansi disiplin keilmuannya guru BK mendapatkan infus positif dalam penerapan dan pembinaan melalui beberapa layanan yang lazim dilakanakan disekolah tersebut yang secara bersama sama berorientasi kepada peningkatan kreativitas dan kualitas layanan dalam bidang bimbingan dan konseling.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat (PPM) Dana PNPB tahun anggaran 2019, FKIP UNJA memfasilitasi Program Studi BK melakukan pengabdian di SMP Negeri 8 Kota Jambi yang mengangkat beberapa topik kegiatan.
Dalam melaksanakan kegiatan tersebut semua tim peneliti yang terdiri dari semua dosen aktif pada program studi BK terdiri dari 11 orang dosen, dan masing-masing tim menyiapkan topik kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan siswanya, dengan tujuan memberikan sumbangsih keilmuan yang berorientasi kepada perubahan proses belajar mengajar pada sekolah binaan/sekolah mitra dalam hal ini SMP Negeri 8 Kota Jambi yang berdasarkan pada Nota Kesepahaman/Memorandum Of Understanding (MOU) antara program studi BK FKIP UNJA dengan SMP Negeri 8 Kota Jambi dengan nomor : 214/B/5/UN21.3.3/HK07.00/2019 dan nomor : 074/002/SMPN.8/2019 ditandatangani secara sah oleh Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Drs.Nelyahardi Gutji,M.Pd. dan Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Kota Jambi Germilamawarni, MPd. (2/1/2019) di Jambi.
Menjawab tuntutan SDM dizaman millenal yang berkualitas Pemanfaatan Media melalui layanan Bidang BK sebagai fasilitas dalam upaya menumbuhkan karakter moral dan etika bagi siswa kearah yang lebih baik dan berintegritas yang menjadi tema pilihan oleh tim pengabdian bersama Dr. Akmal Sutja, M.Pd. Dr. Siti Amanah,S.Pd.M.Pd. Rully Andi Yaksa,S.Pd.M.Pd.
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan etika dan estetika bahasa pada siswa melalui teknik sosiodrama dan sebagai salah satu alternatif bagi Guru Bimbingan Konseling (BK) dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Diharapkan melalui pelatihan ini Guru BK tidak hanya meningkatkan segala potensi yang dimiliki oleh siswa, namun diharapkan juga dapat mengembangkan etika dan estetika bahasa siswa.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebanyak 1 kali pertemuan dengan menggunakan metode yang meliputi penyajian materi melalui tayangan film yang berjudul “etika anak bangsa” dan dilanjutkan dengan penerapan teknik sosiodrama dengan memainkan peran tokoh drama masing-masing sesuai dengan naskah drama yang telah dirancang. Subjek dalam pengabdian ini beranggotan 7 orang yang akan memainkan perannya masing-masing.
Adapun hasil kesimpulan dari pengabdian ini diantaranya: 1) Dapat meningkatkan etika dan estetika bahasa siswa, 2) Membantu siswa untuk mengenal etika dan estetika bahasa melalui teknik sosiodrama dengan memainkan peran masing-masing sesuai dengan naskah yang ada, 3) Siswa dapat menerapkan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam meningkatkan etika dan estetika bahasa mengingat pentingnya pemahaman pergaulan sehat remaja Psikoedukasi yang dikemas dalam tema Strategi Anti-Perundungan (Bullying) Melalui Media Kartu Emosi menjadi pilihan layanan yang di laksanakan oleh Drs.Suparjo Herlambang. MPd. Felicia Ayu Seconda.S.Psi.M.Pd. dan Marlita Andhika Rahman.S.Psi.M.Psi.Psi. Siswa diharapkan mempunyai pemahaman tentang pegaulan sehat dan tidak sehat di dalam kehidupan sehari-hari baik disekolah maupun di masyarakat. Siswa memahami batasan dan konsekuensi yang dilakukan dalam pergaulan remaja masa kini.
Adapun manfaat yang diharapkan adalah, Mengedukasi dan memberikan pemahaman untuk mencegah terjadinya perilaku perundungan (Bullying), Siswa dapat mengetahui mengenai bentuk dan akibat dari perilaku perundungan (bullying) dan cara berinteraksi yang menyenangkan tanpa menyakiti orang lain, melalui media kartu emosi mereka belajar mengidentifikasi emosi yang dirasakan teman-temannya melalui bahasa non-verbal dan berusaha untuk memiliki empati dan rasa hormat pada orang lain, Melalui media kartu emosi ini diharapkan dapat mencegah perilaku perundungan (bullying).

Metode ini bermanfaat mengajarkan anak untuk menganalisis emosi dan nilai-nilai, mereka belajar mengidentifikasi emosi yang dirasakan teman-temannya melalui bahasa non-verbal dan berusaha untuk memiliki empati dan rasa hormat pada orang lain. Dalam hal tim pengabdian memberikan psikoedukasi menggunakan media kartu emosi yang diharapkan dapat mencegah terjadinya perilaku bullying pada siswa sekolah menegah pertama.
Adapun harapan dari capaian pengabdian kepada masyarakat ini secara umum dapat berkontribusi secara positif dalam menunjang proses pembelajaran disekolah demi tercapainya pendidikan yang kerkualitas dan terintegritas yang di implementasikan melalui pengembangkan keilmuan bidang BK, sehingga layanan BK semakin berkuaitas dan banyak diminati peserta didik, dan menjadikan motivasi bagi para guru BK disekolah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan layanan sesuai kebutuhan siswa dan tuntutan perkembangan zaman milleneal.
Penulis : Dr. Siti Amanah.S.Pd.M.Pd.
Dosen FKIP UNJA
DK Muncul ke Publik! Bantah Narasi Penggerebekan : Saya Bertiga
GEGER! Pemprov Tepis Isu DK yang Digerebek Istri, TA Gubernur Jambi, Berikut Daftar Legalnya
Keren! UBR Jambi 'Loncati' Batas Akademik, Gandeng PT Pos Indonesia Siapkan Karir Mewah Mahasiswa
Momentum Kemerdekaan, SAH Apresiasi Tenaga Medis Sebagai Patriot Bangsa


DK Muncul ke Publik! Bantah Narasi Penggerebekan : Saya Bertiga

