SAH: Ketika Fitnah Melanda, Saya Ingat Pesan Ali Bin Abi Thalib



Jumat, 07 Agustus 2020 - 08:57:06 WIB



JAMBERITA.COM- Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengingatkan bahaya fitnah dan informasi bohong (hoaks) yang sering melanda masyarakat Indonesia.

"Dalam politik terkadang banyak fitnah yang menerpa, untuk itu saya mengajak keluarga besar Gerindra dan masyarakat pada umumnya untuk bijak menyaring segala informasi yang terkadang tidak benar dan memecah belah," ungkapnya ketika mengisi tausiah subuh di salah satu mesjid (5/8) di Kota Jambi. 

Dalam kesempatan ini SAH menganjurkan kita berpikir dan merenungkan kembali informasi yang kita terima. 

"Dalam menghadapi fitnah dan berita hoaks renungkanlah berita yang kau dengar secara baik-baik (dan jangan hanya menjadi penukil berita). Penukil ilmu sangatlah banyak dan perenungnya sangat sedikit. Cobaan atau fitnah di masa Khalifah Ali tak kalah hebatnya dengan fitnah-fitnah saat ini," ungkapnya. 

"Agar tidak terjerumus dan terjebak dalam kubangan fitnah, kepada para sahabatnya Ali berpesan, Ketika fitnah berkecamuk, jadikanlah dirimu seperti 'Ibnu Labun' (anak unta yang belum berumur dua tahun), karena ia masih belum memiliki punggung yang kuat untuk dapat ditunggangi dan tidak memiliki air susu untuk dapat diperah. Begitu pun pandangannya soal manusia yang lemah."

Menurut SAH orang lemah bukan mereka yang tak berdaya menghadapi lawan, tak berharta, atau tidak memiliki kedudukan. Tapi, "Orang yang paling lemah adalah mereka yang tidak dapat menjalin tali persahabatan dengan orang lain, dan lebih lemah darinya adalah orang yang mudah melepaskan persaudaraan dengan sahabatnya."

Di bagian lain SAH menyampaikan wasiat Ali menegaskan, "Akan datang kepada manusia suatu masa yang tidak tertinggal dari Al-Quran kecuali tulisannya dan dari Islam kecuali namanya. Pada masa itu mesjid-mesjid dimakmurkan bangunannya sedangkan ia sendiri kosong dari hidayah, orang-orang yang menghuni dan memakmurkannya adalah yang paling jahat di muka bumi," jelas Anggota DPR yang dikenal dengan Bapak Beasiswa tersebut.

Apalagi Allah SWT telah berfirman: 'Demi Dzat-Ku, akan Ku-kirim untuk mereka sebuah fitnah (cobaan) besar yang akan menjadikan orang-orang sabar bingung menentukan sikap.' "Kita memohon kepada-Nya untuk mengampuni kealpaan yang membuat kita tergelincir," tandasnya.(*/sm)

 









loading...