JAMBERITA.COM- Pemerintah Kota Jambi memberikan penyampaian terkait dengan kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD tahun anggaran 2021 kepada DPRD Kota Jambi, Kamis (6/8/2020).
Wakil Walikota Jambi dr. Maulana dalam penyampaiannya di hadapan DPRD Kota Jambi menjelaskan bahwa untuk estimasi belanja daerah pada tahun 2021 diperkirakan sebesar Rp 2.043.958.655.265. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 168 miliar atau turun 7,63 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Maulana menjelaskan untuk ditahun 2021 dirinya optimis untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi mengalami peningkatan. Direncanakan sebesar Rp. 419.564.832.233 yaitu naik 3,99 persen dibandingkan dengan target APBD murni tahun 2020.
"2021 yang turun adalah transfer dari pusat dan pendapatan lain dari Provinsi. Tetapi PAD kita tetap optimis mengalami kenaikan," ujarnya.
Selanjutnya Maulana menambahkan untuk menyiasati pengurangan anggaran, Pemerintah Kota Jambi melakukan evesiensi salah satunya dengan mewajibkan paperless.
"Yang pertama sekarang Pemerintah Kota Jambi sudah wajibkan semua administrasi dengan paperless," ujarnya.
"Kalo ini berjalan maka untuk tahun 20201 anggaran untuk ATK bisa kita optimalkan," tuturnya. (sap)
BPJS Kesehatan Sebut Dua Rumah Sakit di Jambi Kena Teguran hingga Pengembalian Kerugian Klaim
Enam Bulan, Perjuangan Wahyu Agus Prayugo dan Tim Kawal Kasus Sucolite : Dakwaan Primer tak Terbukti
Pledoi Eks Dirtek Tirta Mayang Jambi : Unsur PMH tak Terbukti, PH Minta Dibebaskan
Swab Test Pegawai RSUD Raden Mattaher Jambi, 5 Orang Positif Covid-19
Kasus Covid-19 Kian Bertambah, Kapolda Jambi ke Tim Gugus Tugas: Tingkatkan Kewaspasadaan
Terpilih Aklamasi di Kongres IV, Rangga Febriarta Pimpin Himsak
Beras Jambi Diprediksi Menyusut di 2026, BPS Ungkap Biang Keroknya


