JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan meminta pemerintah, organisasi profesi, bahkan masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk pembangunan kesehatan di Indonesia, yakni pelayanan kesehatan yang bermutu. Untuk itu, penguatan layanan kesehatan sangat dibutuhkan.
“Saya melihat pemerintah perlu melakukan lima upaya guna menguatkan pelayanan kesehatan di masyarakat," ungkapnya ketika mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Eselon I Kementerian Kesehatan (6/7) beberapa waktu lalu.
Menurut legislator yang sukses memperjuangkan Beasiswa PIP di Jambi tersebut, peningkatan akses kesehatan perlu dilakukan, melalui pemenuhan tenaga kesehatan, peningkatan sarana pelayanan primer (Puskesmas, klinik pratama, dokter praktek mandiri), pemenuhan prasarana pendukung (alat kesehatan, obat, dan bahan habis pakai), serta inovasi untuk pelayanan di daerah terpencil dan sangat terpencil, dengan pendekatan pelayanan kesehatan bergerak, gugus pulau, atau telemedicine.
Selanjutnya, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut mengatakan peningkatan mutu baik fasilitas penyelenggara layanan, maupun sumber daya manusia kesehatan diantaranya melalui penyediaan norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK) atau standar prosedur operasional (SPO), peningkatan kemampuan tenaga kesehatan (Nakes), dokter layanan primer (DLP) dan akreditasi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Yang terakhir, SAH juga mengingatkan pentingnya penguatan dukungan bagi penguatan pelayanan kesehatan dari lintas sektor, baik itu berupa regulasi, infrastruktur, maupun pendanaan.
“Semua upaya ini kita lakukan secara simultan. DLP itu hanyalah salah satu dari sekian upaya yang dilakukan Pemerintah," tandasnya.(*/sm)
UBR Jambi 'Curi Start' Siapkan Generasi Emas, Gandeng MA Soleh Al Mubarok Lewat MoU
SAH Doakan Buruh Sejahtera di Peringatan Hari Buruh (May Day) 1 Mei 2026
SAH ingatkan Kewajiban Anggota DPRD Gerindra Provinsi dan Kab/Kota Sukseskan Program Presiden Prabow
Mundur dari Jabatannya, Kadis LH Provinsi Jambi Pilih Jadi Dosen UI
Bertambah Lagi 2 Pasien Covid 19 di Provinsi Jambi, Dari Kerinci dan Muaro Jambi
Belanja Barang di Rumdis Gubernur Jambi Diduga Kangkangi Aturan, Riko : Saya tak Berani, KPK Mantau


Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama

