JAMBERITA.COM- Bakal calon Bupati Batanghari Yunninta Asmara mengaku pihaknya sedang menyiapkan beberapa pedoman mengatasi angka pengangguran yang semakin tahun semakin besar jumlahnya.
Pernyataan ini disampaikan Yunninta ketika menjadi pembicara seminar daring tentang pengentasan pengangguran di Batanghari. "Saya pikir tidak ada daerah yang bisa mencapai kondisi full employee atau semua orang bisa bekerja tanpa ada yang mengangkut, namun ini tetap menjadi tantangan Batanghari Unggul ke depan,” ungkapnya di Muara Bulian (16/7) kemarin.
Menurut istri Bupati Batanghari ini Visi Batanghari Unggul telah menyiapkan beberapa terobosan yang bisa dilakukan untuk permasalahan pengangguran yang ada di Bumi Serentak Bak Regam tersebut." Secara umum saya dengan Wak adon (Mahdan,red) sdah siapkan program Batanghari Kerja melalui menyiapkan angkatan kerja Unggul atau si Mantul, ini sifatnya lebih pada menyiapkan SDM tenaga kerja kita di Batanghari,” jelasnya.
Namun secara hulu wanita jebolan akademi pariwisata Bandung ini mengatakan mengurangi penganguran bisa dilakukan dengan meningkatkan peredaran modal usaha, sehingga jumlah tenaga kerja bertambah.
Selanjutnya yang kedua Batanghari Unggul akan menempatkan pencari kerja ke tempat yang sesuai kemampuan. Dengan menempatkan pekerja di bagian dan wilayah yang tepat, maka akan membuat pekerja semangat dan loyal pada perusahaan.
Pemerataan pekerja ini menurutnya penting karena akan membuat pekerjaan lebih mudah dilakukan dan para pekerja juga akan lebih cepart mengerjakannya. Sehingga membuat efektifitas pekerja dan tidak akan ada pengangguran hanya karena salah penempatan
Terakhir wakil ketua DPRD Batanghari ini mengatakan upaya melatih para pencari kerja untuk memiliki jiwa entrepreneur atau membuka usaha sendiri.
"Seringkali banyak yang bilang kalau membuka usaha sendiri membutuhkan modal. Padahal saat ini dengan digitalilasi, banyak yang tanpa modal hanya menggunakan online. Selain itu dengan mengarahkan pekerja untuk membuat usaha atau proyek karya sendiri yang sesuai passion dan keahlian pekerja, akan membuat pekerja lebih nyaman berwirausaha.
Namun Yunninta juga mengatakan banyak orang yang menganggap pengangguran yang terjadi adalah kewajiban pemerintah mengatasinya. Padahal sebenarnya dalam diri pencari kerja harus lebih mengerti tentang mengatur keuangan atau teknologi yang semakin marak digunakan saat ini.
"Training dan pelatihan sertifikasi untuk para calon pekerja. Para pekerja haruslah menjadi yang terbaik untuk melakukan pekerjaannya. Keahlian yang dimiliki harus diasah sedemikian rupa agar dapat dipergunakan baik untuk tempat dia bekerja (perusahaan),” imbuhnya.
Hal ini selalu menjadi komitmen Batanghari Unggul agar sumber daya manusia menjadi optimal. Karena itulah keahlian memerlukan training dan pelatihan yang berhubungan dengan pekerjaan masing-masing.(*/sm)
Muncul Surat DPP PPP Untuk Fachrori, Evi: Bingung Dari Jalur Mana
Al Haris Bertemu dengan Ketua PDIP Edi Purwanto, Bahas Pilgub?
Yunninta: Jika Dipercaya Kami Akan Libatkan Milenial Membangun Desa
Puji Program Batanghari Unggul, Warga Sridadi Siap Menangkan Yunninta- Mahdan





