Jalan Provinsi Rusak di Pengabuan, Komisi III DPRD Tanjabbar Temui DPRD Provinsi



Kamis, 04 Juni 2020 - 15:45:14 WIB



JAMBERITA.COM- Komisi III DPRD Tanjab Barat temui Komisi III DPRD Propinsi Jambi. Hal ini guna menindaklanjuti keluhan warga Pengabuan, Tanjabbar soal rusaknya ruas jalan provinsi di kecamatan Pengabuan.

"Hari ini kami dari komisi III DPRD Tanjab Barat menyambangi komisi III DPRD Provinsi untuk membahas soal rusaknya jalan provinsi Jambi yang ada di kecamatan Pengabuan," kata anggota komisi III DPRD Tanjab Barat, Muhammad Zaki, kepada awak media, Kamis (4/6/20).

Puluhan tahun kondisi jalan provinsi yang berlokasi di kecamatan Pengabuan kabupaten Tanjab Barat itu rusak parah. Dampaknya bukan hanya menghambat jalur lalu lintas warga, di jalan ini juga berulangkali terjadi kecelakaan lalulintas (Lakalantas).

"Setelah sampai di DPRD provinsi Jambi kita disambut Anggota komisi III Haramain selaku pimpinan rapat. Jadi berdasarkan hasil rapat kita baru diketahui jika anggaran untuk jalan tersebut terhambat akibat wabah Covid- 19 ini," beber M Zaki.

Meski demikian, M Zaki berharap dinas PUPR Provinsi Jambi segera membangun jalan Provinsi di kecamatan Pengabuan tersebut.

"Kita berharap dinas provinsi segera menyelesaikan proses penganggaran jalan itu, minimal masukkan peralatan dan pembekalan (ALKAL)," ujarnya.

Hal ini juga disepakati Anggota DPRD provinsi Jambi Harmain, dari Komisi III DPRD provinsi dan komisi III DPRD kabupaten Tanjung Jabung Barat sama-sama mendesak kembali Pembangunan jalan itu agar segara diselesaikan.

"Hasil dari rapat ini kita usulkan kembali Ke PUPR provinsi, agar diselesaikan," ujar Harmain.

Sebelumnya, pihak Dinas PUPR provinsi Jambi, saat dikonfirmasi ke Kabid Binamarga, Tetap Sinulingga melaui Humas, Ifan membenarkan apa yang menjadi keluhan warga.

"Ya benar, jalan itu masuk dalam program Bina Marga itu dilakukan pembangunan pada Tahun 2020 ini," ujarnya.

Diakuinya, untuk saat ini masih ada beberapa proses yang belum rampung terkait realisasi pelaksanaan pekerjaan jalan di wilayah kecamatan Pengabuan.

"Masih berproses, diantaranya peralihan anggaran, diperkirakan dibulan Agustus nanti proses pekerjaan sudah bisa di laksanakan," kata Ifan.

Secara global anggaran yang tersedia untuk melanjutkan pembangunan jalan rigit beton tersebut sekitar Rp 14 Miliar.

"Semoga saja dalam waktu dekat kami dapat menyelesaikan semua proses dan pemegang kontrak dapat segera bekerja," pungkasnya. (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT

Artikel Rekomendasi