Oleh: Mayang Dwi Astanti*
Pandemi Covid-19 telah merajalela ke hampir seluruh bagian dunia, termasuk Indonesia. Semua aspek kehidupan terkena dampak pandemi. Dari sosial, ekonomi, hingga pendidikan.
Sebagaimana diketahui, saat ini mahasiswa semester 6 yang menuju ke semester 7, akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang seharusnya dilaksanakan pada Juli-Agustus. Namun, mengingat perkiraan wabah akan berlanjut sampai akhir tahun 2020, membuat banyak pihak mencoba mencari solusi terbaik agar mahasiswa tetap menjalankan KKN sebagai salah satu syarat wajib menyelesaikan masa pendidikannya. Per tanggal 20/4 LP2M UIN STS Jambi melalui akun instagramnya mengumumkan akan diadakannya KKN dalam Masa Tanggap Covid-19 atau disebut juga KKN Online. Disusul, hal ini berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 657/03/2020 tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam tanggal 26 Maret 2020 pada bagian B poin pertama tentang pelaksanaan KKN yang diselenggarakan secara Online melalui dua kegiatan, yaitu KKN Dari Rumah (DR) dan KKN-Kerja Sosial (KS).
Secara lebih jelas, pihak LP2M membagikan teknis pelaksanaan dua jenis kegiatan tersebut.
KKN-DR terbagi lagi atas dua kegiatan. Yaitu KKN-DR berbasis keilmuan prodi dan berbasis media Sosial. KKN-DR berbasis Keilmuan Program Studi (Prodi) dilaksanakan dengan pengembangan ilmu Mahasiswa dengan penyusunan artikel/opini dan buku saku berkaitan dengan tema-tema yang telah tersedia. Sedangkan KKN-DR berbasis media sosial dilakukan dengan para mahasiswa yang mengembangkan pengetahuannya melalui video narasi atau animasi terkait. Adapun tema yang disediakan adalah Penguatan kesadaran dan kepedulian terhadap wabah Covid-19, kesehatan, moderasi beragama, pendidikan, dan lainnya yang bisa dikembangkan sendiri oleh mahasiswa.
Berlainan dengan jenis di atas, KKN-KS dilaksanakan dengan para mahasiswa yang menjadi relawan gugus depan dalam menanggulangi Covid-19.
Dari data kelulusan pendaftaran KKN Online gelombang 1, terdapat 389 Mahasiswa yang mengikuti KKN-DR dan 783 Mahasiswa yang mengikuti KKN KS, dengan total keseluruhan sekitar 1.172 mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam KKN Online gelombang pertama UIN STS Jambi. KKN Online ini telah dilaksanakan sejak 11 Mei lalu hingga 45 hari setelahnya, dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan yang telah dibagikan, dengan melakukan bimbingan via Daring.
Sebagaimana diketahui, KKN adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia (Sumber: Wikipedia). Meskipun kali ini Mahasiswa UIN STS Jambi tidak mampu bertatap muka dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, namun itu tak menyurutkan semangat mereka untuk tetap melaksanakan KKN Online sebagai pemenuhan bobot SKS dan bentuk pengabdian mahasiswa untuk masyarakat. Hingga saat ini, telah banyak yang mampu dihasilkan oleh Mahasiswa UIN STS Jambi untuk masyarakat melalui dua jenis KKN ini. Mahasiswa UIN STS Jambi telah banyak membagikan karya karyanya. Diantaranya melalui YouTube dengan berbagai jenis tema. Salah satunya hasil karya mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam, M. Chusein Taba Tabai Alamulhuda di Channel YouTube nya berupa video narasi berjudul "Tips Terhindar Dari Virus Corona Sebagai Seorang Muslim".

(Sumber: https://m.youtube.com/channel/UC8K0VVRJFIGx3q_qptA4b4w)
Masyarakat juga mendapatkan artikel bacaan dengan berita atau opini terkini dari mahasiswa, salah satunya hasil karya Presilia Putri Ananda dengan mengangkat judul "Berbagi Berkah Ramadhan Bersama Muslimah Wahdah Islamiyah Ditengah Pandemi Covid-19".

Yang terakhir dari kubu KKN-KS, sangat banyak sekali manfaat yang mampu dirasakan masyarakat melalui turunnya mahasiswa UIN STS Jambi melakukan aksi sosial sebagai relawan membantu gugus depan dalam menghadapi masa Covid-19. Para mahasiswa melakukan banyak kegiatan, diantaranya mereka melakukan pembagian masker gratis kepada masyarakat, pemeriksaan suhu tubuh masyarakat, pemberian bantuan alat kebersihan, pembagian takjil saat Ramadahan, dan banyak lagi.
Salah seorang mahasiswa UIN STS Jambi, Nurma (22/4) saat ditanya apakah pernah terbersit rasa takut saat ikut serta turun ke lapangan, beliau menjawab “enggak. Ikuti prosedur yang ada nggak akan apa-apa, insya Allah.”
“Kita kalo KKN jangan terlalu ambil resiko. Kami kan di bawah naungan posko di SATGAS PMI Kota Jambi, nah mereka juga nggak nyuruh turun kayak nyemprot gitu kan itu butuh latihan, nggak boleh sembarangan. Jadi (kami) cuma sebatas ngedata dokumentasi gitu gitu lah yang risikonya nggak terlalu.” Sambungnya.
Hingga saat ini, seluruh aktivitas KKN Online yang diselenggarakan oleh UIN STS Jambi ini berlangsung dengan lancar dan ditanggapi dengan positif oleh masyarakat.

Pembagian takjil di kota Jambi dan pembagian masker gratis di desa Pematang Rahim.
(Sumber : https://www.instagram.com/p/CAdJzfrn9jR/?igshid=199iuks01hj0o, https://www.instagram.com/p/CAZM-cihRrl/?igshid=akvgnyogwyrs )
*Penulis adalah Mahasiswa Pendidikan Agama Islam UIN STS Jambi
Implementasi Ketahanan Nasional Di Bidang Politik Guna Mencerdaskan Kehidupan Bangsa


Pangkas Hambatan Investasi, Kemenkum Jambi Pastikan Aturan Baru di MPP Tak Tabrak Hukum



