JAMBERITA.COM- Kerap menjadi korban Kampanye Hitam (Black Champaign) tidak membuat seorang Yunninta Asmara hilang semangat, bahkan wakil ketua DPRD Batanghari itu justru mengimbau elite politik tidak melakukan tindakan yang menggiring pada perpecahan masyarakat di Pilkada Batanghari 2020 nanti.
" Pilkada 2020 nanti harus menjadi momen penting untuk ber-tasbiqul khoirot, yakni berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan malah berlomba dalam hal kejelekan,” ungkapnya di Muara Bulian (28/5) kemarin.
Karena itu, Yunninta mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mengembangkan kehidupan politik yang yang demokratis berdasarkan Pancasila dan berpegang pada etika keadaban yang tinggi.
" Masa iya Pilkada jadi ajang saling menghujat, menebar fitnah dan saling menjelekkan satu sama lain, untuk tim saya maupun pendukung saya larang untuk melakukan itu,” jelasnya.
Dalam hal ini Yunninta menegaskan, keutuhan masyarakat tidak boleh rusak atau terkoyak hanya karena ada pilkada yang berlangsung lima tahun sekali.
“Jangan sampai sikap kita yang tidak demokratis dan mengabaikan keadaban dalam politik sampai mengorbankan keutuhan dan persatuan masyarakat,” tegasnya.
Karena itu, menurut Yunninta yang akan berpasangan dengan Mahdan ini, dalam kontestasi lima tahunan ini dibutuhkan kesadaran yang tinggi, yaitu jiwa yang kokoh, tangguh, kuat dan berwibawa yang mampu mengarahkan dan atau merealisasikan cita-cita masyarakat dan daerah. Yaitu, membangun Batanghari yang unggul dengan kemakmuran, keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.(*/sm)
Tak Ada Bukti & Niat Jahat, Tim Hukum Minta Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Perumda Tirta Mayang
GOW Batang Hari Gelar Pertemuan Rutin, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan
Bupati Batang Hari Sambut Kunjungan Pangkogabwilhan I, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Tahura
4 Paslon Mengerucut di Pilgub Jambi, Charta Politica: Semua Calon Tidak Ada Kekuatan Yang Menonjol
Tahapan Tertunda Ini Jadi Prioritas Pertama Pengawasan Bawaslu
Penetapan Pilkada Serentak 9 Desember Dinilai Terburu-buru, Farisi: Terlalu Berisiko
Uji Petik Pedoman Pembinaan Perda, Kemenkum Jambi Bahas Penguatan Peran Kantor Wilayah


