JAMBERITA.COM, BATANGHARI- Seorang warga Tembesi yang rapid testnya positif tidak berada di rumahnya saat akan dijemput petugas dari tim Gugus Penanganan Covid1-9 yakni petugas PSC 119 sore kemarin Selasa (19/5/2020).
Pasien dengan inisial FD berusia 43 tahu berasal dari Desa Suka ramai Muara Tembesi. Diduga pasien ini sengaja menghilang saat akan dibawa untuk dilakukan isolasi.
Lalu bagaimana kabar terbarunya? Beredar informasi jika FD sudah menyerahkan diri. Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Penanganan Covid-19 kabupaten Batanghari, dr. Elfie Yennie, Mars mengaku bahwa F hingga saat ini belum kunjung ditemukan.
"Kalau kabar yang mengatakan F sudah diisolasi di RSUD Hamba Muara Bulian, itu sama sekali tidak benar," jawabnya.(*/sm)
UBR Jambi Bakal Gelar Kuliah Umum Internasional, Buka Peluang Studi & Karier di Korea Selatan
Bukan Cuma Soal Medis: Dua Mahasiswi Kebidanan UBR Sabet Juara Karya Tulis Ilmiah Polda Jambi
Bupati Merangin Terima Bantuan Dampak Covid-19, Kali ini 100 Paket Sembako dari Pegadaian
Protes BLT tapi Dicueki Pemdes, Warga Nekat Bakar Posko Covid-19 dan Rusak Kantor Desa di Merangin
Pemprov Jambi Siap Dukung Asistensi Potensi Komponen Pendukung Pertahanan Negara



