JAMBERITA.COM- Kegiatan bakti sosial PKK di kelurahan Sridadi Bulian (5/5) kemarin meninggalkan kesan bagi Yunninta Asmara. Hal ini bukan hanya merasa bahagia bisa berbagi dengan masyarakat, tetapi mendapat pengakuan jujur seorang ibu rumah tangga yang meminta maaf pada YA karena tidak memilihnya pada saat pileg 2019 lalu.
"Waduh maaf saya malu jumpa lagi sama pak ibu YA, soalnya saya tidak memilih ibu dalam pileg kemarin, saya khilaf karena mendengar cerita orang tentang ibu, buktinya hari ini ibu tetap datang di RT saya bagi sembako, saya janji pilbup akan milih ibu sebagai Bupati,” ungkapnya di hadapan istri Bupati Batanghari tersebut.
Yunninta sendiri terlihat cukup terkejut menanggapi permintaan maaf ibu rumah tangga yang bernama Heni tersebut. Tetapi dengan tersenyum YA mengatakan tak masalah. “Yang lalu biarlah berlalu, lagi dalam politik saya tidak memaksa, yang penting masyarakat senang dan tidak terbebani,” jelasnya.
"Waduh ibu tak masalah kok pileg masih di ingat - ingat, biasa saja yang penting ibu dan keluarga sehat dan tidak terbebani, apalagi kita ngak boleh maksa dalam berdemokrasi,” ungkapnya bijak.
Masalah kegiatan bakti sosial PKK yang membagikan sembako pada warga yang terdampak Corona di Batanghari, Yunninta mengatakan kegiatan tersebut murni inisiatif ibu - ibu PKK.
"Kegiatan ini murni inisiatif ibu PKK, tidak ada motif politik atau pencitraan dalam acara ini, karena niat kita di PKK hanya semata membantu masyarakat yang terdampak Corona di Batanghari,” tandasnya.(*/sm)
Perppu No 2 Tahun 2020 Penundaan Pilkada Diteken, Farisi: Perpu Berikan Kepastian yang Belum Pasti
Ini Hal Pertama Yang Akan Dilakukan Yunninta Jika Corona Berlalu
Apresiasi Masyarakat Akan Inisiatif Yunninta Bantu Warga Yang Terdampak Corona
Penundaan Pilkada Sudah Resmi, Sanusi: Kami Menunggu Perubahan PKPU
Tiga Pejabat Eselon III Resmi Dilantik, Kejati Jambi Perkuat Struktur Organisasi
