Soal Kendaraannya Distop Polisi di Batanghari, Ini Sebenarnya Kata Sapuan Ansori



Selasa, 28 April 2020 - 19:47:48 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Batanghari Sapuan Ansori angkat bicara terkait dengan kendaraannya distop oleh pihak kepolisian di Pemayung Batanghari, kemarin Senin (27/4/2020).

Sapuan menceritakan, awalnya Ia dari Mersam hendak menunju kantor di Gedung DPRD Provinsi Jambi di Telanaipura Kota Jambi. Akan tetapi, ditengah perjalanan, tepatnya pas di Pos Kepolisian Pemayung Ia harus turun sejenak karena ditanya soal Plat mobil nya didepan tidak ada.

"BH belakang ada, BH depan yang lepas itu tidak ketahuan dimana jatuhnya, karena patah dan bukan pula sengaja dilepasin," ujarnya, Selasa malam (28/4/2020)

Selanjutnya kata Sapuan, berkaitan dengan kondisi ditengah pandemi penyebaran Corona Virus (Covid-19) ini, lalu dirinya meminta kepolisan itu memeriksa kesehatannya terlebih dahulu sebelum menanyakan soal surat menyurat.

"Seharusnya tanya dulu dan kedepanan kesehatan dulu, baru tanya surat mobil saya, karena posko itu untuk Covid-19 bukan hal-hal lain, kan gitu, setelah cek kesehatan masyarakat baru yang lain lainnya," terangnya.

Untuk itu politisi Partai Nasdem Batanghari tersebut berharap kepada petugas di Posko Covid-19, agar dapat memprioritaskan kesehatan masyarakat agar dapat memutus penyebaran virus yang tengah mewabah ini.

"Tolong kedepankan dulu kesehatan masyarakat, baru kalau ada hal hal yang lainnya, sekarang ini orang tidak menghitung surat menyurat, tetapi menghitung tentang kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19 ini," katanya.

Terkait dengan mencuatnya selisih paham tersebut dan diduga adanya cekcok adu mulut seolah dirinya tidak terima di Stop oleh Polisi, itu padahal kata Sapuan, bukan yang sebenarnya terjadi dan telah mendapat telpon dari DPW untuk memberikan hak jawab.

"Bukan itu sebenaranya, surat menyurat mobil saya lengkap, saya punya SIM dan saya suruh tilang juga tidak mau," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi