JAMBERITA.COM- Wabah Corona Virus (Covid-19) yang melanda Indonesia menyebabkan pendapatan pemerintah menurun, tak terkecuali dengan pendapatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman mengakui hal tersebut. Dalam hitung-hitungan yang dilakukan pemerintah provinsi, penurunan tersebut sangat tinggi.
‘’Potensi penurunan pemasukan di APBD kita tahun ini mencapai Rp 660 milyar,’’ ujarnya, Selasa (7/4/2020).
Penurunan pendapatan tersebut dikarena berkurangnya pemasukan dari sejumlah pos. ‘’Diantaranya dari pos Pendapatan Asli Daerah atau PAD. Diperkirakan penurunan PAD mencapai 80 persen,’’ tuturnya.
Penurunan juga terjadi pada Dana Alokasi Umum (DAU) yang mencapai Rp 345 milyar.'’Kemudian penurunan Dana Alokasi Khusus (DAK), lalu Dana Bagi Hasil Pajak, dan Dana Insentif Daerah,’’ katanya
Selanjutnya, kata Sudirman, Pemprov Jambi akan melakukan penyesuaian anggaran.'’Kami akan melakukan realokasi dan refocusing anggaran. Dalam surat instruknya, Menteri Dalam Negeri telah memberi kebebasan kepada kami untuk melakukan penyesuaian anggaran ini,’’ pungkasnya.(Afm/Us)
Di Tengah Corona, Proses Pendaftaran Calon Jamaah Haji Tetap Berjalan
BREAKING NEWS: Pasien Positif Covid-19 di Jambi Bertambah Jadi 4 Orang
Dampak Corona, Pemprov Jambi Bakal Kehilangan Pemasukan Sebesar Rp660 Miliar
Pimpin Rapat Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di BPBD, Ini Arahan Kapolda Jambi
Besok Ratusan Santri Tiba di Bandara, Kapolda Jambi: Langsung Isolasi Mandiri di Rumah


Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!


