JAMBERITA.COM- Peran Pemerintah sampai dengan ketingkat Kecamatan dan RT sangat diperlukan dalam rangka mempercepat Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus (Covid-19) untuk sembuh.
"Sebenarnya peran pemerintah mulai dari Provinsi, Kota, Kabupaten, Kecamatan, Lurah dan samai ketingkat RT sangat penting," ujar Jubir Penanganan Covid-19 Pemprov Jambi Johansyah, Sabtu (11/4/2020).
Menurut Johansyah, ketika mendengar dan mendapatkan informasi adanya ODP dan PDP yang mengisolasikan diri dirumah secara mandiri, itu sebaiknya jangan pernah dinilai suatu aib sehingga muncul persoalan baru, yaitu masalah sosial ditengah tengah masyarakat.
"Jangan menjadi perbedaan bagi mereka yang diisolasi dirumah secara mandiri," katanya.
Kata Johansyah, kalau berkaca di salah satu daerah di Pulau Jawa adanya ODP/PDP yang mengisolasikan diri secara mandiri, itu malah orang orang disekitarnya berbondong bondong untuk memberikan dukungan moril bahkan bantuan kepadanya.
"Kalau lihat itu dimana salah satu daerah mereka berbondong-bondong memberi bantuan diluar pagar (rumah ODP) dan didukung, jadi tidak ada beban psikis bagi mereka," sebutnya.
Peran masyarakat sekitar sangatlah membantu para ODP ataupun PDP dalam rangka mempercepat proses kesehatan bagi mereka yang mengisolasikan diri secara mandiri sekalipun kepada pihak keluarga yang dinyatakan positif Covid-19.
"Jangan dikucilkan, jadi kalau ada satu RT misalnya, ada satu keluarga positif atau isolasi dirumah. Kalau di Jambi yang banyak mengisolasi kan diri dirumah itu belum ada yang positif ya, nah bantu mereka," terangnya.
Bantu mereka itu dengan bentuk keprihatinan, motivasi, dukungan moril dan tetap pula mengedepankan rasa kewaspadaan dengan menjaga jarak, tetapi jangan pernah di kucilkan agar mereka cepat sembuh.
"Misal dia keluar rumah, ada orang langsung menghina marah marah itu kan juga tidak benar, mereka kan butuh olahraga kena sinar matahari, misal contohnya begitu kan," tuturnya.
Untuk mereka yang ODP, PDP sekalipun yang positif harus juga mempunyai kesadaran dan untuk membuka diri, seperti misalnya dia baru saja pulang dari keluar daerah yang terdampak artinya harus mengisolasikan diri dirumah.
"Lapor ke RT, tidak harus ketemu kan bisa menelfon atau melalui smartphone dan lalu melakukan isolasi dirumah , jangan diam diam (bae) saja," jelasnya.
Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jambi pertanggal 10 April 2020, pukul 17.00 WIB Sore kamarin, itu jumlah ODP menurun yaitu sebanyak 694 orang, PDP 7 orang, uji lab 4 orang dan pasien Positif 2 orang.
Peta persebarannya, yakni di Kabupaten Tebo 25 ODP, 1 PDP, Bungo 25 ODP, 1 PDP, Kerinci 73 ODP, 1 PDP, Sungai Penuh 16 ODP, Merangin 30 ODP, 2 PDP, Sarolangun 4 ODP, Batanghari 96 ODP, Tanjabbar 13 ODP, 1 PDP, Tanjabtim 7 ODP, Muaro Jambi 86 ODP, Kota Jambi 319 ODP dan 1 PDP.(afm)
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
Hari Ketiga Pelatihan Paralegal, Kanwil Kemenkum Jambi Beri Tips Penyusunan Dokumen Hukum
Sinergi Akademik dan Praktik: UNJA dan PN Sengeti Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
Rapid Test 5 Orang Positif, Johansyah: Belum Tentu Terinfeksi, Satu Pasien DIuji Swab Negatif
Kunjungan Aspirasi DPR, SAH Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral Penanganan Corona
Jumlah ODP di Jambi Menurun, 4 PDP Masih Tunggu Hasil Uji Swab


Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!


