Covid-19 Merebak, Syahirsah Tanggulangi Masyarakat Terkena Dampak Secara Ekonomi



Rabu, 01 April 2020 - 20:01:48 WIB



Syahirsah
Syahirsah

JAMBERITA.COM, BATANGHARI- Bupati Batanghari Ir. H. Syahirsah SY akan menanggulangi masyarakat yang terkena dampak secara ekonomi akibat merebaknya virus Covid- 19.

Penanggulangan tersebut berupa Bantuan Batanghari Tunai (BBT) sebesar Rp.150 ribu pe Kepala Keluarga (KK). Hal ini merupakan bentuk upaya dan kontribusi yang nyata dari Pemerintah Daerah (Pemda) Batanghari terhadap 27.402 KK yang akan menerima.

Bupati Batanghari Ir. H. Syahirsah SY mengatakan, selama tiga bulan kedepan 27 ribu KK tersebut akan menerima BBT tersebut.

"Dimulai dari 15 Maret hingga Mei 2020. Karena itu bulan maret akan menerima 50. Sementara April dan Mei bantuan diterima 100 persen," katanya saat di Konfirmasi di Rumah Dinas Bupati, Rabu (1/4/2020) pagi.

Menurut Bupati, ada tiga kriteria yang berhak menerima BBT tersebut, diantaranya buruh tani karet, pedagang asongan dan UMKM.

"Mereka secara ekonomi jelas terkena dampaknya. Nah, 27 ribu KK tersebut diluar dari penerima Bantuan Sosial (Bansos) dari Pusat," ujarnya.

Total anggaran yang disiaplan oleh Pemda Batanghari untuk BBT sebesar Rp.7,5 milyar yang didapat dari adanya pergeseran anggaran perjalanan dinas setiap SKPD dan Kepala Daerah, Bintek, ATK dan anggaran Cetak.

Kepala Cabang Bank Jambi dan Kepala BPBD Batanghari saat mendengarkan arahan Bupati Batanghari.

"7,5 milyar itu untuk 50 ribu KK. Mengapa? Karena kita antisipasi jika mengalami penambahan KK. Akan tetapi saat ini pihak Dinas Sosial mencatat sekitar 27 ribu KK, jika ada penambahan lagi maka akan disesuaikan nantinya. Artinya tidak menutup kemungkinan kedepannya akan ada penambahan," beber Syahirsah.

Sementara untuk proses penyalurannya tim teknis dari Dinas Sosial Kabupaten Batanghari akan bekerja sama dengan pihak Bank Jambi.

"Perlu diingat tidak diperbolehkan ada keramaian dalam penyaluran BBT ini," pungkasnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batanghari, Fauzan Azhari menjelaskan bahwa penerima bantuan BBT tersebut diluar dari penerima manfaat sembako dan PKH atau bansos dari Pusat.

Fauzan Azhari

"Jumlah penerima BBT itu terdata dalam Kementrian Sosial. Yang jelas penerima itu merupakan masyarakat yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari- hari," singkatnya. (mel)









loading...






Al Haris: Awas Isu Ketimpangan BLT

Al Haris: Awas Isu Ketimpangan BLT

Minggu, 31/05/2020 06:40:01