JAMBERITA.Com- Tren jumlah positif Corona di Indonesia terus bertambah. Bahkan kenaikannya semakin tinggi dimana per 25 Maret, jumlah kasus positif menjadi 105 orang. Total jumlah penderita saat ini mencapai 709 yang tersebar 24 Provinsi termasuk di Jambi.
Data ini tentu menunjukkan jika penanganan corona harus lebih serius, cepat dan tegas. Ketua Komite IV DPD RI Elviana yang merupakan DPD RI dapil Jambi menegaskan jangan tunda lagi untuk menerapkan lock down.
Ia mengatakan, Indonesia dengan jumlah penduduk 260 jutaan tersebar di berbagai pulau, tidak efektif jika menerapkan sistem penanganan seperti di china dan negara lainnya. “China misalnya langsung bangun ribuan kamar RS yang jarak rumah warga ke RS tersebut tidak nyebrang laut kayak kita. Disamping itu jenazah di LN umumnya dikremasi sementara Indonesia yang mayoritas Islam mayatmya dikubur, perlu energi dan tenaga utk urus jenazah,” kata Elviana.
Kalau pemerintah pusat tetap bertahan dengan sistem yang sekarang maka Indonesia bisa keluar sebagai juara umum korban terbanyak di dunia. “Jangan tunda lagi untuk terapkan lockdown dan penanganan corona berbasis desa,” kata Senator yang sudah tiga periode duduk di senaya ini.
Menurutnya, penanganan corona berbasis desa yakni dengan menggunakan dana desa untuk membantu sembako bagi masyarakat yang non PNS, non BUMN yang tidak dapat gaji tetap tiap bulan dari negara.
“Ada 74 ribu desa se Indonesia dengan total dana desa Rp70 T. Cukuplah untuk atasi lockdown selama 2 bulan,” katanya.
Karena itu, libatkan anggota DPR & DPD se Indonesia yang sedang di dapil hingga 24 Mei 2020. Seluruh anggota DPR dan DPD yg berjumlah 692 orang bertugas untuk pengawasan dan pengananan corona berbasis desa ini.
Jika pemerintah pusat tidak respon, Gubernur Jambi bisa bersurat ke Menkeu minta izin dana desa Provinsi Jambi tahun 2020 yang diperuntukkan untuk 1.399 desa + 141 kelurahan untuk lockdown dan pengamanan oleh setiap desa
“Kita stoplah pembangunan fisik 1 tahun ini jika tidak mau rakyat Indonesia mati sia-sia. Stop otak orang-orang yang masih ingin memetik program impor alkes di tengah bencana ini,”pungkasnya.(sm)
DPW APPSI Jambi 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Susunan Kepengurusannya
Langka! Kursi Bendum Jadi 'Primadona' di Muswil III APPSI Jambi Sampai Spanduk Diganti Berkali-kali
Basket Pelajar DBL Jambi Menuju Training Camp Nasional, Dispora Harapkan Regenerasi Prestasi
Koordinasi Ke Berbagai Pihak, SAH Perlihatkan Kesungguhan Bantu Tanggulangi Virus Covid-19
Soal Status Anggota Dewan Kota yang Baru Kunker di Palembang, Ini Kata Kadinkes Kota Jambi
Polairud Amankan 1 Kapal Tengker Bermuatan BBM Hasil Ilegal Drilling


Lantik APPSI Jambi, Sudaryono Tegaskan Pengurus Harus Kerja Nyata: Jangan Kebanyakan Jadi Mandor!



