Kota Jambi Bersatu, Fasha Pimpin Apel Besar Gugus Tugas Lawan COVID-19

Fasha : Kota Jambi Disemprot Disinfektan selama 90 hari


Rabu, 25 Maret 2020 - 17:12:57 WIB



 Fasha Pimpin Apel Besar Gugus Tugas Lawan COVID-19
Fasha Pimpin Apel Besar Gugus Tugas Lawan COVID-19

 

Fasha : "Kota Jambi Disemprot Disinfektan selama 90 hari"

JAMBI - Pemerintah Kota Jambi bergerak cepat dalam upaya menanggulangi penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Kota Jambi. Selain telah menetapkan status "Tanggap Darurat COVID-19" untuk Kota Jambi, yang dijadikan sebagai dasar untuk mengoptimalkan aksi penanggulangan dan penanganan penyebaran COVID-19, paling anyar Wali Kota Jambi Syarif Fasha, juga memobilisasi jajaran Pemkot Jambi yang didukung oleh TNI dan Polri, untuk melaksanakan disinfeksi total di Kota Jambi.

Selasa pagi (24/3), bertempat di Posko Gugus Tugas (Task Force) Kesiapsiagaan di lapangan utama Markas Komando (Mako) Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Wali Kota Jambi dua periode itu memimpin apel pelepasan Satuan Gugus Tugas Disinfeksi Kota Jambi, yang terdiri dari berbagai unsur, Organisasi Perangkat Daerah Pemkot Jambi (OPD), TNI dan Polri, Tagana serta Relawan.

Di Posko Gugus Tugas yang juga menjadi Command Center (Pusat Kendali) Covid-19 Kota Jambi itu, Wali Kota Fasha sempat melakukan pemeriksaan personil dan peralatan pendukung pencegahan Covid-19.

"Hari ini saya melakukan pemeriksaan Posko Gugus Tugas guna memastikan langkah-langkah strategis pencegahan penularan Covid-19 telah berjalan sesuai dengan arahan bapak Presiden. Dan saya juga mengecek langsung semua sumber daya yang kami miliki, mulai personil hingga peralatan," ujar Fasha.

Fasha mengatakan, setelah sebelumnya beberapa langkah strategis dilakukan, kini pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di Kota Jambi. Selama 90 (sembilan puluh) hari kedepan, satuan gugus tugas ini akan melaksanakan kegiatan disinfeksi massal, ditempat-tempat publik, diseluruh wilayah Kota Jambi, mulai dari sekolah, rumah ibadah, pasar, gedung pemerintah, perbankan dan tempat-tempat publik lainnya.

Total 1000 personil gabungan ikut andil dalam upaya sterilisasi Kota Jambi dari virus yang sangat berbahaya dan hingga saat ini belum ditemukan vaksin penangkalnya tersebut.

Dimulainya disinfektasi massal dan menyeluruh di wilayah Kota Jambi itu, merupakan tindak lanjut dari rapat besar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Jambi, yang dilaksanakan selang sehari sebelumnya di Kantor Wali Kota Jambi.

Dalam amanatnya dihadapan personil Satuan Gugus Tugas Disinfeksi Kota Jambi itu, Wali Kota Fasha menyampaikan, bahwa kegiatan massal tersebut akan menyasar bangunan-bangunan publik, yang sangat rentan terhadap penularan Covid-19, seperti gedung sarana pendidikan, dimulai dari PAUD/TK, SD dan SMP hingga SMA/SMK, baik milik pemerintah maupun swasta.

Tidak hanya itu, disinfeksi dengan menggunakan cairan disinfektan tersebut, juga akan menyasar bangunan-bangunan layanan kesehatan, rumah ibadah seluruh agama yang ada di Kota Jambi, serta pusat-pusat layanan publik lainnya.

"Kita akan melakukan penyemprotan dan sterilisasi seluruh gedung sekolah, mulai dari PAUD hingga SMA, baik milik pemerintah maupun swasta, yang ada di Kota Jambi. Selain itu, tempat ibadah umat Islam, umat Budha, Hindu, Konghucu, Katolik dan Protestan, bangunan-bangunan pemerintahan, Kantor Lurah, Camat dan bangunan-bangunan pusat pelayanan kesehatan, puskesmas rumah sakit, pasar, perbankan dan pertokoan, juga akan kita lakukan penyemprotan, baik dengan menggunakan alat manual, maupun dari mobil Damkar. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghambat dan menghentikan penyebaran Virus Covid-19 di Kota Jambi," tegas Fasha.

Lebih lanjut, Fasha menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah efektif dan tepat untuk dilakukan saat ini, sebagai upaya pencegahan meluasnya wabah Covid-19 di Kota Jambi, terlebih setelah ditetapkannya 1 orang warga Jambi yang positif terjangkit virus mematikan tersebut.

"Upaya yang kita lakukan mulai hari ini adalah dalam rangka pencegahan, agar virus ini tidak meluas dan memakan korban lebih banyak lagi. Kita tidak menginginkan kita semua, warga Kota Jambi, masuk dalam tahap pengobatan akibat terjangkit virus ini. Oleh karenanya lebih baik kita upayakan pencegahan dari awal," jelas Fasha.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Fasha juga meminta seluruh personil yang terlibat dalam aksi kemanusiaan itu, untuk bekerja dengan sungguh-sunguh dan rela berkorban untuk kepentingan masyarakat Jambi.

"Kami minta kepada saudara semua, kita tidak hanya bekerja demi menyelamatkan anak-cucu dan saudara kita yang sekarang berada dirumah masing-masing, namun sadarilah kita semua saat ini, yang berdiri disini, adalah ujung tombak dan harapan masyarakat Jambi. Oleh karenanya, kami minta kepada seluruh jajaran Pemkot Jambi, TNI-Polri, maupun komunitas yang peduli terhadap upaya penghentian Covid-19, mari kita bekerja bersama, karena tugas kita sungguh tugas berat. Kami mungkin tidak bisa membayar jasa bapak dan ibu semua, namun yakinlah Allah SWT akan melihat apa yang kita lakukan saat ini, tidak hanya untuk anak istri kita, namun juga untuk masyarakat Kota Jambi, yang akan sangat merasakan mafaatnya dengan adanya kegiatan ini," ungkap Fasha.

Fasha juga berpesan kepada seluruh petugas yang bekerja, untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan diri, serta melengkapi diri dengan alat pengaman standar selama bertugas.

Dalam kesempatan itu, Fasha juga langsung memberi pengarahan terkait mekanisme dan standar operasi yang telah dirumuskan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi, dimana
untuk memudahkan kordinasi, seluruh jajaran petugas, akan dikordinasikan dan dilepas setiap paginya dari Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jambi, yang bermarkas di Mako Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi.

Fasha juga berharap pengaturan tersebut bertujuan untuk mempermudah mengorganisir distribusi bahan disinfektan yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh Tim Damkar Kota Jambi, dan mempermudah pembagian tugas wilayah yang akan dilaksanakan disinfeksi. Selain itu, pemusatan komando operasi tersebut juga bertujuan untuk mempermudah distribusi ransum dan nutrisi yang disiapkan Pemkot Jambi bagi seluruh petugas, agar tetap prima dan terpelihara kesehatannya selama menjalankan tugas tersebut.

Menurut standar dan ketentuan yang berlaku, disinfeksi akan dilaksanakan rutin setiap 3 hari sekali untuk satu objek dan akan terus dilaksanakan berulang selama 3 bulan berturut-turut. Khusus untuk sekolah, akan dilakukan penyegelan dan disterilkan kembali sebelum pelajar masuk kembali kesekolah.

Keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 itu juga tampak dengan disediakannya dana sebesar 9 (sembilan) milyar rupiah dari APBD Kota Jambi. Bahkan untuk mempercepat proses dalam status tanggap darurat itu, Wali Kota Jambi telah menandatangani sekaligus tiga Surat Keputusan Wali Kota Jambi, sebagai dasar hukum penanganan bencana non alam tersebut di Kota Jambi.

Surat keputusan itu meliputi upaya pencegahan, pengobatan dan pelaksanaan antisipasi penularan wabah Covid-19 di Kota Jambi. Dana tersebut juga dialokasikan untuk pembelian Rapid Test dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis dan petugas lainnya, sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 di Kota Jambi. Pemkot sendiri telah memesan beberapa ribu rapid test, yang bisa digunakan masyarakat untuk mengetahui luasan penularan Covid-19 dan meminimalisir terjangkitnya virus tersebut di tengah masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Jambi dibawah komando Wali Kota Syarif Fasha telah bergerak cepat sebagai respon penanggulangan Covid-19. Sebelum ditetapkannya salah satu warga Jambi sebagai kasus positif Covid-19, Pemkot Jambi telah memulai aksi nyata untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan di Kota Jambi.

Sehari setelah Presiden mengeluarkan instruksi agar pemerintah daerah mengambil langkah-langkah cepat dalam mencegah penyebaran Covid-19, Wali Kota Fasha langsung menggelar Rapat Koordinasi bersama Forkompimda dan pemangku kepentingan lainnya. Rapat koordinasi itu, mengeluarkan 3 langkah strategis dan prioritas.

Pertama, Wali Kota Jambi membentuk Gugus Tugas (Task Force) Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Terhadap Pencegahan dan Pengendalian Penularan COVID-19 (Corona Virus Disease) Kota Jambi, melalui Keputusan Wali Kota Jambi nomor 147 tahun 2020. Gugus Tugas ini bekerja secara efektif dengan mensinergikan berbagai kekuatan di daerah dengan melibatkan ASN, TNI dan POLRI, serta juga melibatkan dukungan dari swasta, lembaga sosial dan perguruan tinggi.

Kedua, membentuk Command Center (Pusat Kendali) Covid-19 yang dipusatkan di Mako Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi. Posko Gugus Tugas ini dapat di akses masyarakat umum selama 24 jam. Pusat Kendali juga menyediakan tiga nomor call center yang dapat dihubungi masyarakat setiap saat melalui : 0896 2761 4873, 0859 2880 1153, 0812 7350 3486 (WA).

Ketiga, Wali Kota Fasha menerbitkan tiga Instruksi Wali Kota Jambi yang ditujukan kepada Organisasi Perangkat Daerah Kota Jambi, Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Kesehatan, Satuan Pendidikan, Swalayan/Minimarket/Toserba/Pusat Perbelanjaan/Hotel dan Restoran, masyarakat umum serta pengelola tempat-tempat publik lainnya. Instruksi tersebut berisi kewajiban bagi seluruh pihak dan stake holder, untuk menyiapkan berbagai instrumen pencegahan penularan virus.

Mulai dari kewajiban penyediaan sarana cuci tangan disemua penyedia layanan publik, pertokoan, penyedia jasa, dan lainnya, hingga pembatasan sosial bagi masyarakat untuk beraktivitas diluar rumah, tata laksana peribadatan dan instruksi merumahkan siswa dan ASN untuk belajar dan bekerja dari rumah.

Paling anyar, Wali Kota Jambi itu juga telah mengeluarkan instruksi menutup sementara tempat hiburan dan penyelenggaraan kegiatan usaha pariwisata di Kota Jambi, sebagai upaya untuk antisipasi penularan infeksi Covid-19 di Kota Jambi.

Selain itu, Wali Kota Fasha juga telah menyelenggarakan pelatihan bagi tenaga medis dan personil tempat layanan publik untuk penanganan darurat dan antisipasi penularan Covid-19 di Kota Jambi. Langkah tersebut dilaksanakan sebagai antisipasi dan kesiapsiagaan personil di Kota Jambi, untuk menghadapi kemungkinan terburuk yang terjadi akibat mewabahnya Covid-19.

Usai memimpin apel dan melepas personil Gugus Tugas Disinfeksi Kota Jambi, Wali Kota Fasha yang didampingi Wawako Maulana dan Sekda Budidaya, langsung memimpin rapat teknis Gugus Tugas Kesiapsiagaan Covid-19 Kota Jambi, yang dilaksanakan di Command Center Posko Gugus Tugas Covid-19, di Mako Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi.

Rapat yang dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Jambi itu, untuk memantapkan kembali manajemen bencana yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Jambi dan juga membahas berbagai program kongkrit Pemkot Jambi dalam upaya penanganan Covid-19 di Kota Jambi.(*/sm)









loading...