JAMBERITA.COM- Pemkab Tanjab Barat, akhirnya mengambil kebijakan meliburkan pelajar siswa-siswi selama dua pekan.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjab Barat menerbitkan surat edaran meliburkan pelajar mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP.
Dalam surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten, M Yusuf, tertanggal 19 Maret 2020, yang ditujukan kepada Kepala Sekolah Paud/TK, SD, SMP Negeri dan Swasta di Se-Kabupaten Tanjab Barat, disebutkan bahwa kebijakan ini diambil menindaklanjuti hasil rapat koordinasi pencegahan penyebaran corona virus desease (COVID-19) Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tanggal 19 Maret 2020. Dimana Bupati Tanjabbar Safrial setuju untuk mencegah dan menghindari penyebaran virus Corona (COVID-19) diputuskan.
1. Pelaksanaan pembelajaran mulai Sabtu 21 Maret s/d Sabtu 4 April 2020 tidak dilaksanakan di kelas/sekolah, tetapi di rumah.
2. Memberikan tugas pada peserta didik agar dikerjakan di rumah.
3. Pembelajaran dapat dilaksanakan dengan belajar jarak jauh/daring, untuk SD dan SMP dapat melalui pembelajaran dalam jaringan/daring melalui laman Rumah Belajar yang dapat diakses melalui belajar.kemdikbud.go.id
4. Dihimbau peserta didik tidak boleh pergi ke tempat umum dan berinteraksi dengan banyak orang dan orang tua tidak membawa anaknya keluar daerah atau pulang kampung.
5. Menginformasikan kepada orang tua peserta didik untuk melaksanakan pengawasan dan memastikan putra/putrinya melaksanakan kegiatan pembelajaran di rumah serta membatasi aktifitas di luar rumah.
6. Para pengawas, penilik, Kepala Sekolah dan Guru/Tenaga Kependidikan tidak libur, tetap masuk kerja seperti biasa.
"Kita berharap tidak berlarut-larut libur pelajar ini. Karena tetap ada sisi positif negatifnya kalau terlalu lama anak anak kita tidak belajar di sekolah," ujar salah satu wali murid, Dani menanggapi kebijakan ini, Jumat (20/3).
"Kalau saya nilai keputusan pemerintah ini sesuai tuntutan kondisi yang ada bagaimanapun upaya mencegah itu lebih baik sebelum terjadi hal yang kita cemaskan. Intinya sama saja mudah-mudahan kejadian ini tidak berlarut sampai lama. Kita tetap ingin keadaan normal kembali seperti semula," timpal, Desi warga Kualatungkal lainnya, menyikapi kondisi yang ada. (Henky)
Bupati Anwar Sadat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Pembangunan
Bupati Tanjab Barat Rakor MBG Bersama Mendagri dan Kepala BGN
Tekankan Sinergi DPRD dan Pemkab, Rapat Paripurna Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026 Mulus
Elemen Masyarakat Rantau Panjang Baca Yasin Tolak Balak di Masjid At-Taqwa
Tolak Stockpile Batubara PT SAS : BPR Makin Gencar hingga Gelar Aksi Simpatik Bagi Masker ke Warga



