JAMBERITA.COM- Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanjung Jabung Barat minta kasus dugaan kekerasan terhadap Kepala Sekolah (Kepsek) SMA 10 Tanjung Jabung Barat diusut tuntas oleh pihak kepolisian.
Renaldo Ketua Umum PC PMII Tanjung Jabung Barat, sangat mengutuk kejadian penganiayaan kepala sekolah SMA 10 Tanjung Jabung Barat, Lasemen, yang terjadi beberapa waktu lalu.
Saat jumpa pers di dikantor PC NU kabupaten Tanjung jabung Barat, Renaldo kepada awak media mengatakan pihaknya meminta kasus ini diusut tuntas oleh pihak penegak hukum.
"Kita sesalkan kejadian seperti ini terjadi di dunia pendidikan kita. Ini sangat tidak patut, Kami ingin kasus ini diusut tuntas," kata Renaldo, Senin (9/3) siang.
"Tadi kami juga bertemu bapak kapolres, intinya kami kawal kasus ini," sambungnya.
Senada dengan PMII, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tanjab Barat, M Kurdi pengurus cabang, tak kalah tegasnya meminta pelaku terduga tindak kekerasan pada dunia pendidikan di Tanjabbar itu ditindak tegas.
"Kita mengutuk perbuatan ini, kami berharap ini menjadi kejadian terakhir dan tidak terjadi lagi didunia pendidikan. Kami sudah berkomunikasi dengan bapak Kapolsek tadi pagi, kata kapolres pelaku sudah diamankan," bebernya.
Perlu diketahui, pelaku terduga tindak kekerasan saat ini sudah diamankan pihak berwajib pada Senin (9/3) pagi sekira pukul 07.00 WIB. Perlu diketahui, Kepsek SMA 10 Tanjab Barat merupakan Alumni PMII tahun 1996 Kota Jambi. (Henky)
Bupati Tanjab Barat Tinjau Rumah Warga Program Bedah Rumah BAZNAS
Ketua Komisi III Albert Chaniago Hadiri Peringatan Hari Buruh di Tanjab Barat
Rapat Paripurna Keempat DPRD Tanjab Barat Sampaikan Rekomendasi Strategis
Peringati HUT Damkar dan Penyelamatan Ke-101, Bupati Sampaikan Pesan Profesional
Izin Operasi Karoeke Wak genk berhasil dicabut, HMI: Ini berkat Konsolidasi dari Anak-anak Muda
Ketua DPRD Merangin Minta Jangan Ada Lagi Upeti Dalam Pembangunan Merangin



