JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Kapal Motor (KM) First Star yang terbakar di perairan Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi pada Rabu (36/2) malam, telah berhasil ditemukan.
Tiga orang yang berada di KM tersebut juga berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Saat ditemukan, ketiga korban langsung dievakuasi dan dibawa menuju Kecamatan Nipah Panjang melalui laut. Namun, Satu diantara Tiga orang yang berada di KM tersebut mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki, dan saat ini sedang dirawat di Puskesmas Nipah Panjang.
Camat Nipah Panjang, Helmi Agustinus ketika di konfirmasi membenarkan jika ada salah satu korban kapal motor yang terbakar tengah di rawat di Puskesmas Nipah Panjang. Korban merupakan warga Sungai Simbar, Kepulauan Riau.
"Benar, ada korban kapal motor yang terbakar tengah tengah dirawat di Puskesmas Nipah Panjang karena mengalami luka bakar," jelasnya.
Dari data yang diperoleh, KM. First Star yang mengangkut 60 ton kelapa itu terbakar di Perairan ambang luar Tanjabtim pada koordinat 00°52'.649"S 103°54'.476"E.
Di Dalam KM. First Star ini sendiri terdapat Tiga orang yang terdiri dari, M. Ali (27) sebagai Nahkoda, Hasanuddin (30) kepala kamar mesin dan Riski (22) yang mengalami luka bakar sebagai kelasi.
KM. First Star tersebut berangkat dari Kecamatan Nipah Panjang menuju Sungai Guntung, Kabupaten Indra Giri Ilir (Inhil) Provinsi Kepulauan Riau, sekitar pukul 04.00 WIB, Rabu (26/2) dinihari.
Sampai di perairan Kuala Pemusiran, sekitar pukul 13.30 WIB, kapal ini kandas dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Setelah itu, kapal berangkat kembali dan sekira pukul 20.00 WIB, sampai di perairan Kampung Laut pada posisi 00°52'.649"S 103°54'.476"E, ABK Riski yang tengah berada di bagian kamar mesin kapal tiba-tiba melihat api membakar kamar mesin dan Riski berusaha meminta bantuan rekannya.
Selanjutnya ABK Riski berusaha keluar dari Kamar mesin dan mengalami luka bakar dibagian tangan kanan dan kedua kakinya. Setelah berhasil keluar dari kapal, lebih kurang dari 2 jam api membakar kapal, akhirnya kapal ini tenggelam.
Tak lama kemudian bantuan speed boat datang menolong korban. Dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Nipah Panjang untuk dilakukan perawatan medis.
Anggota Polair Polda Jambi yang bermarkas di Pos Polair Kecamatan Nipah Panjang, Bripka Al Furqon, saat dihubungi via telepon mengatakan, begitu mendengar informasi adanya kapal motor yang terbakar tersebut bergegas menuju lokasi bersama anggotanya dan beberapa warga Nipah Panjang sekitar pukul 22.30 wib, Rabu (26/02).
Sesampainya di TKP, rombongan telah mendapati kondisi kapal yang nyaris seluruhnya tenggelam dan hanya menyisakan bagian kepala atau bagian depan kapal yang masih terlihat dan disitulah ketiga orang yang berada di kapal tersebut berada untuk menyelamatkan diri.
"Begitu kita sampai di sana, kapal hampir tenggelam seluruhnya dan kami langsung mengevakuasi Tiga orang yang ada di kapal tersebut,"
Al Furqon juga menambahkan, dari ketiga orang yang berada di kapal, satu orang diantaranya mengalami luka bakar di bagian tangan dan kakinya.
"Satu orang mengalami luka bakar sekitar 40 persen dan begitu kami merapat di dermaga Nipah Panjang sekitar pukul 02.00 wib (Kamis, 27 Februari 2020), ketiganya langsung dibawa ke Puskesmas Nipah Panjang untuk mendapatkan perawatan medis. Untuk kapal motor yang terbakar itu sendiri, saat ini telah tenggelam," pungkasnya. (hrd)
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasikan Rancangan Perbup Tentang Perjalanan Dinas Tanjabtim
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasikan Raperbup Sewa Kendaraan Dinas Tanjabbar
Bakri Serahkan SK Ketua PAN Tanjabtim, Laza Resmi Gantikan Romi Hariyanto
Asisten II Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kab MeranginTahun 2021
SMSI Tanjabbar Terbentuk, Siap Perangi Hoax dan Ujaran Kebencian



